Petani Muna Barat Keluhkan Bibit dan Sumber Air

Putri Wulandari, telisik indonesia
Kamis, 09 Februari 2023
0 dilihat
Petani Muna Barat Keluhkan Bibit dan Sumber Air
Pj Bupati Muna Barat turun langsung meninjau perkebunan cabai di Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi. Foto: Putri Wulandari/Telisik

" Petani di Muna Barat masih mengeluh terkait kurangnya pengadaan bibit dan sumber air bagi perkebunan "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Petani di Muna Barat masih mengeluh terkait kurangnya pengadaan bibit dan sumber air bagi perkebunan. Sementara itu, dalam rangka penanganan inflasi, masyarakat diimbau melakukan penanaman tanaman cepat panen.

Seperti yang dikeluhkan salah satu masyarakat Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Yasmadi. Dia mengatakan, hambatan yang selalu ia rasakan sebagai salah seorang petani cabai yakni kurangnya air untuk menyiram tanaman cabai.

"Kendalanya air untuk menyiram cabai, belum ada sumber air bersih," ungkapnya.

Di tempat yang sama, salah satu petani jagung kuning, Ambar Wati mengatakan, kendala yang ia hadapi yaitu kurangnya bibit jagung bisi dua, sehingga bibit yang ia tanam selama ini tidak sesuai yang ia harapkan.

"Bibit bisi 2 ini sangat memuaskan hasil panennya, jadi selama ini bibit yang saya tanam kurang maksimal, karena bukan bisi dua," ujarnya.

Baca Juga: 4 Tahun Tak Teraliri Air, 500 Hektare Sawah di Kolaka Timur Kembali Berfungsi

Atas keluhan yang kerap dikeluhkan oleh para petani, pemerintah daerah melakukan segala upaya dalam menjawab keluhan tersebut.

Pantauan Telisik.id, Penjabat Bupati Muna Barat bersama rombongannya serta masyarakat setempat turun langsung meninjau kebun para petani.

Penjabat Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, pemerintah daerah dalam menjawab keluhan para petani akan mengadakan satu titik sumur bor di lokasi perkebunan tersebut.

"Kita akan adakan satu titik sumur bor di lokasi ini, untuk para petani supaya bisa mendapatkan sumber air bersih," ungkap Bahri, Kamis (9/2/2023).

Baca Juga: Sawah di Kolaka Utara Tak Lagi Produksi, Tertutup Lumpur Tambang

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan bibit, salah satunya bibit jagung bisi dua yang hasil panennya sesuai dengan harapan para petani.

Untuk itu, masyarakat khususnya para petani di Desa Marobea sangat bersyukur sebab pemerintah daerah mampu menanggapi keluhan yang selama ini menjadi hambatan untuk mendapatkan bantuan bibit jagung bisi dua dan sumber air bersih.

"Walaupun hujan Pak PJ mau berkunjung ke kebun kami dan menjawab keluhan yang selama ini menjadi hambatan kami," pungkas Ambar. (A)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga