adplus-dvertising

Prabowo Kaget Uang Pensiun Saat Jadi TNI Rp 900.000, Mengaku Jadi Menteri karena Luhut

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Sabtu, 06 Agustus 2022
7660 dilihat
Prabowo Kaget Uang Pensiun Saat Jadi TNI Rp 900.000, Mengaku Jadi Menteri karena Luhut
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kaget saat melihat uang pensiunnya jadi TNI Rp 900.000. Foto: Repro Sindonews

" Prabowo Subianto mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berperan besar dalam perjalanan karirnya "

BOGOR, TELISIK.ID - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya saat menerima uang pensiun sebagai perwira TNI dengan pangkat Letnan Jenderal.

Saat itu, uang pensiun yang diterimanya sekitar Rp 900.000.

"Soal pensiun dan sebagainya kita berjuang terus untuk memperbaiki pensiun saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo kepada para purnawirawan TNI AD di acara Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Tahun 2022, dilansir dari Kompas.com.


"Karena saya juga merasakan pas saya pensiun kaget juga ini Letnan Jenderal, mantan Pangkostrad. Waktu itu saya masih ingat kalau tidak salah pensiun saya Rp 900.000. Sekarang lumayan lah, tapi kita akan perbaiki," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung soal perkembangan penanganan Asabri.

Menurutnya, saat ini kondisi BUMN asuransi bagi TNI itu sudah menuju sehat.

Baca Juga: Peluang Prabowo Subianto di Sulawesi Tenggara Usai 3 Kali Kalah di Pilpres

"Saya mau laporan, Asabri kita sudah bereskan. Kita bereskan Asabri sekarang sudah menuju sehat dan akan kita perbaiki semua yang sudah nikmati semuanya. Tadi presiden mengatakan beliau niat untuk memperbaiki tapi harus berunding hitung-hitungan sama Menteri Keuangan," ungkap Prabowo.

"Tapi begini, kita harus jujur, kita harus fair, saya juga sering negosiasi alot sama Menteri Keuangan. Kita harus akui juga Menteri Keuangan kita juga cukup hebat bisa mengendalikan keuangan negara seperti ini. Indonesia dihormati di seluruh dunia kita negara yang tidak pernah default," tambahnya.

Prabowo Subianto mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berperan besar dalam perjalanan karirnya. Prabowo menyebut, berkat Luhut, dia bisa menduduki kursi Menteri Pertahanan.

"Jadi saya ini jadi Menteri Pertahanan karena Pak Luhut," katanya dilansir dari Merdeka.com.

Selain Luhut, kata Prabowo, Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) Try Sutrisno juga berperan mendidiknya.

"Saya jadi karena mereka. Pak Hendro. Pak Hendro, saya anggap guru saya di bidang intel, anti gerilya, enggak ada lawannya," imbuhnya.

Prabowo mengatakan, sebelum menjadi Menteri Pertahanan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi merupakan lawannya. Bahkan, Prabowo mengaku menjadi rival Jokowi dalam Pilpres sebanyak dua kali, yakni 2014 dan 2019. Namun, dalam dua kali Pilpres itu, Prabowo selalu kalah.

Baca Juga: Profil Roy Suryo, Lengkap dengan Perjalanan Kariernya

"Saya ini lawannya Pak Jokowi dua kali, tapi setelah saya masuk kabinet, saya anak buah beliau," ucapnya.

Prabowo kemudian memuji sosok Jokowi. Menurutnya, Jokowi merupakan salah satu pemimpin Indonesia yang sangat bekerja keras. Meskipun jika dilihat secara fisik, Jokowi tampak kurus.

"Saya enggak tahu energinya di mana. Kurus begitu, tapi mungkin karena kurus beliau energik. Tidak berhenti. Kalau saya datang ke Istana rapat, beliau sudah tiga pertemuan sebelum saya datang," jelasnya. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga