JAKARTA, TELISIK.ID - Puncak pandemi COVID-19 di Indonesia diprediksi berlangsung pada lima hingga enam pekan mendatang, atau sekitar pertengahan hingga akhir bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah, sehingga diperkirakan jumlah penderita COVID-19 akan mencapai angka tertinggi sejak kasus konfirmasi positif diumumkan.

Untuk itu, pemerintah segera mengantisipasi hal tersebut dengan terus mengupayakan pengadaan alat rapid test, polymerase chain reaction atau PCR, dan alat kesehatan pendukung lainnya dalam jumlah besar, sehingga dapat dilakukan pengetesan bagi seluruh masyarakat Indonesia di seluruh pelosok tanah air.

"Perlu menambah jumlah laboratorium di Indonesia yang memiliki kemampuan melakukan tes PCR, serta memasifkan pelaksanaan tes cepat atau rapid test yang dianggap dapat memetakan penyebaran COVID-19 di daerah," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kepada wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Dampak COVID-19 Ojol Dapat Diskon BBM

Selain persiapan rapid test dan laboratorium, setiap Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasikan, atau refocusing anggaran untuk penanganan kesehatan sebagai antisipasi dampak penyebaran COVID-19 di Indonesia.