MUNA, TELISIK.ID - Kondisi kolam renang milik Pemkab Muna sudah sangat memprihatinkan. Pasca Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2007 silam, kolam renang yang dibangun oleh mantan Bupati Muna, Ridwan Bae di sarana olahraga (SOR) La Ode Pandu, sudah tidak terurus lagi.

Kerusakan pun terjadi pada mesin pompa penghisap dan pengolah air. Begitu juga pada dinding-dinding kolam mengalami kebocoran. Lantaran dibiarkan, kerusakan menjadi berat. Belum lagi, kabel dan mesin pompa di mata air Laende raib digondol maling. Kolam pun diterlantarkan.

Tahun ini, Bupati Muna, LM Rusman Emba mengalokasikan anggaran untuk merehabilitasi kolam yang dulunya sangat megah itu. Porsi anggaran yang disiapkan di APBD kurang lebih sebesar Rp 1,3 miliar.

"Anggarannya sudah tersedia. Kami tinggal menunggu konsultannya untuk menghitung dengan Rp 1,3 miliar, apa saja yang bisa dikerjakan," kata Hayadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Muna, Sabtu (6/2/2021).

Tentunya, yang akan diprioritaskan nantinya adalah mesin pompa dari mata air Laende, mesin pengolah air dan perbaikan pada dinding-dinding kolam.