adplus-dvertising

Ribuan Korban Gempa Sulbar Kekurangan Air Bersih

Rezki Mas'ud, telisik indonesia
Senin, 25 Januari 2021
886 dilihat
Ribuan Korban Gempa Sulbar Kekurangan Air Bersih
Danyon SAR Polda Sulsel membagikan air bersih kepada warga Majene. Foto: Ist.

" Hari ini kami mendatangi Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda yang memiliki jumlah pengungsi sebanyak 1182 jiwa untuk mendistribusikan langsung air minum dan air bersih bagi keperluan sehari-hari mereka di tempat pengungsian. "

MAJENE, TELISIK.ID - Hingga saat ini penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Mamuju-Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) masih terus berlangsung, salah satunya bantuan air bersih.

Penyaluran bantuan ini pun dilakukan untuk memulihkan kembali kondisi masyarakat Sulbar pasca diguncang gempa berkekuatan 6.2 SR yang melumpuhkan seluruh aktivitas warga.

Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar menyambangi Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar untuk mendistribusikan air minum siap konsumsi dan air bersih yang telah diproses oleh mobil water treatment yang mereka bawa.


Pendistribusian air minum dan air bersih bagi 1182 warga yang tinggal di tenda pengungsian Desa Lombong Timur ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Penugasan (Danyon Gas) Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar Kompol Nur Ichsan, S.Sos.

Danyon Gas Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar menyebutkan, sebanyak 600 galon air minum dan 3 kubik air bersih dibagikan langsung kepada 1182 warga korban gempa dengan menggunakan 1 unit mobil water treatment milik Satbrimob Polda Sulsel.

"Sebagai wujud dari Bhakti Brimob untuk masyarakat, kami akan terus berupaya menjangkau seluruh wilayah yang terdapat pengungsi korban gempa Majene Sulbar untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan air bersih,” jelas Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan selaku Danyon Gas saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (25/1/2021).

“Hari ini kami mendatangi Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda yang memiliki jumlah pengungsi sebanyak 1182 jiwa untuk mendistribusikan langsung air minum dan air bersih bagi keperluan sehari-hari mereka di tempat pengungsian," tambahnya kepada awak media.

Danyon Gas juga menambahkan, selain mendistribusikan air minum dan air bersih hasil olahan dari mobil water treatment yang dimiliki, pihaknya juga membagikan masker dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat korban gempa di Desa Lombong Timur agar selama berada di pengungsian mereka tetap aman dari paparan COVID-19.

Baca juga: 5 Warga Meninggal Dunia Diduga Akibat Pipa Gas Perusahaan Meledak

Kehadiran personel Satbrimob Polda Sulsel beserta 1 unit mobil water treatment ini disambut antusias oleh warga yang sangat ini masih mengungsi di posko pengungsian Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar.

Masyarakat sekitar pun mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dari personel-personel Brimob Polda Sulsel ini.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan kehadiran Brimob Polda Sulsel yang menyiapkan air bersih dan air siap minum, serta memberikan layanan kesehatan kepada warga kami. Semoga berkah dan menjadi amal ibadah,” ungkap Sekretaris Desa Lombong Timur, Sirajuddin.

Penyaluran air bersih dan pembagian masker ini juga dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Sementara itu, di tempat terpisah Komandan Satuan (Dansat ) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S., S.I.K., M.Si menjelaskan, 2 SSK personel Satbrimob Polda Sulsel telah berada di Provinsi Sulbar sehari setelah gempa berkekuatan 6.2 SR melanda Kabupaten Majene dan Mamuju untuk membantu memulihkan situasi di sana pasca gempa

"Sebagai wujud dari Bhakti Brimob untuk Indonesia, kami langsung berangkat ke Provinsi Sulawesi Barat sore harinya setelah kejadian gempa untuk membantu proses evakuasi warga korban gempa dan mempercepat pemulihan kondisi pasca gempa. Kami juga membekali personel yang bertugas di sana dengan 1 unit mobil water treatment dan 1 unit mobil dapur lapangan untuk mendukung operasional anggota dalam membantu warga yang berada di pengungsian," pungkas Kombes Pol. Muhammad Anis. (A)

Reporter: Rezki Mas'ud

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga