adplus-dvertising

Sejumlah Game dengan Biaya Produksi Paling Fantastis

Nurdian Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 15 Februari 2022
629 dilihat
Sejumlah Game dengan Biaya Produksi Paling Fantastis
Beberapa game berikut ini mempunyai biaya dengan jumlah fantastis, ada yang sampai 4 Triliun! Foto: Repro viva.co.id

" Industri teknologi bisa dibilang sudah sangat maju, salah satunya pada industri game "

JAKARTA, TELISIK.ID - Saat ini industri-industri teknologi bisa dibilang sudah sangat maju, salah satunya pada industri game. Ribuan bahkan jutaan game pun sudah dapat kita temukan di dalam konsol, PC maupun mobile saat ini.

Selain itu untuk dapat dimainkan, game-game pun perlu diproduksi dengan baik, sama halnya dengan pembuatan film, produksinya pun memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Berikut adalah beberapa game dengan biaya paling fantastis:


1. Too Human - $100 Juta (Rp1,4 Triliun)

Mengutip dari kincir.com, Game yang bergenre RPG ini dibuat oleh developer asal Kanada, yaitu Silicon Knight. Kemunculannya pada 2008 silam, menobatkan game ini sebagai game termahal yang pernah dibuat. Bagaimana enggak, game ini pun menelan biaya produksi yang cukup besar, yakni 100 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp1,4 Triliun.

Too Human merupakan game yang bisa kalian mainkan di Xbox. Walaupun game ini mempunyai biaya produksi yang fantastis, game ini bukanlah yang terbaik. Soalnya, rating yang didapat hanya 65% pada situs Metacritic.

Meski diproduksi dengan biaya yang fantastis, nasib game ini terbilang tragis. Sengketa antara Silicon Knight dan Epic Games terkait penggunaan Unreal Engine 3 berujung dengan ditariknya game ini dari pasaran setelah developer Fortnite memenangkan kasusnya.

2. Deadpool - $101 Juta (Rp1,4 Triliun)

Pada 2013, Activision membawa antihero populer Marvel, Deadpool, ke dalam game. Proses pembuatan game ini pun menelan dana yang enggak dikit, mencapai 101 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp1,4 triliun.

Sayangnya, Deadpool kurang menarik perhatian walaupun telah menelan banyak biaya produksi. Game ini pun terpaksa ditarik dari pasaran setelah enam bulan dirilis. Padahal, Deadpool sebenarnya mendapat reaksi positif berkat plot dan humor. Sekadar info, cerita game ini pun ditulis langsung oleh mantan penulis komik Deadpool, Daniel Way.

Namun, alasan utama penarikan Deadpool sebenarnya bukan karena gamenya enggak laku. Masalah kontrak lisensi yang telah habis membuat Activision mau tak mau harus merelakan Deadpool beserta game superhero Marvel lain seperti X-Men: Destiny dan Spider-Man: Shattered Dimensions.

3. Dead Space - $120 Juta (Rp1,7 Triliun)

Sebagian besar developer yang mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi game merupakan game ternama ataupun sekuel. Hal ini pun berbeda dengan Dead Scape. Game sebutan dari Electronic Arts (EA) ini mengeluarkan biaya sebesar 120 juta dolar Amerika untuk sekuel pertamanya.

AE bertaruh banyak di game Dead Space, sang publisher pun dapat menarik perhatian para pencinta game survival-horror. Kini, game termahal ini pun telah mempunyai tiga sekuel. Sayangnya, hingga ini seri keempatnya belum juga datang. Pasalnya, AE menutup studio Visceral Game yang merupakan developer dari game ini.

Berhasil menarik perhatian para pencinta game horor, Dead Space telah mempunyai tiga sekuel sebelumnya. Sayangnya, seri keempat hanya angan-angan. Soalnya, selain menutup studio, game ini juga ditinggalkan oleh beberapa orang dibalik layar, seperti Steve Papoutis, Wright Barwell selaku Lead Gameplay Designer yang merangkap sebagai Creative Director.

4. Shadow of the Tomb Raider - $125 Juta (Rp1,8 Triliun)

Untuk bisa menyajikan aksi memukau Lara Croft pada seri Shadow of theTomb Raider, pengembang dari game ini pun mengeluarkan biaya produksi sebesar 125 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp1,8 triliun.

Sayangnya, waktu rilis game ini harus berbarengan dengan Spider-Man dan Red Dead Redemption 2. Hal ini pun membuat game besutan Square Enix ini kurang diperhitungkan di pasaran. Tapi, game sekuel ketiga dari Tomb Raider ini mendapat pujian dengan biaya produksi yang tinggi.

Baca Juga: Supercar Koenigsegg Kolaborasi dengan PUBG Mobile? Berikut Penjelasannya

5. GTA V

Di lansir duniagames.co.id, Siapa sih yang enggak kenal dengan game terpopuler milik Rockstar, GTA V. Meski sudah dirilis sejak 2013, tapi GTA V masih banyak peminatnya lho! Sebagai salah satu game dengan grafis spektakuler, tak heran biaya pembuatan GTA V memakan uang yang sangat banyak. GTA V diperkirakan memakan biaya produksi sebesar 137 juta dolar atau sekitar Rp1,9 triliun!

6. Cyberpunk 2077

Gamer pasti sudah tidak asing dengan judul game bernama Cyberpunk 2077. Ini adalah game open-world yang berlatar tempat di sebuah kota bernama Night City. Dikembangkan lebih dari 7 tahun oleh CD Project, Cyberpunk 2077 ternyata memakan biaya produksi yang begitu besar, lho! Diperkirakan, Cyberpunk 20177 memakan biaya produksi sebesar 174 juta dolar atau sekitar Rp2,4 triliun!

7. Red Dead Redemption 2

Game dengan biaya produksi termahal berikutnya datang dari Red Dead Redemption 2. Game ini dirilis pada tahun 2018 yang dikembangkan dan dirilis oleh Rockstar Games. Dengan kualitas grafis serta fitur yang terlalu realistis, tak heran game ini membutuhkan biaya produksi besar! Diperkirakan game ini menggunakan biaya sampai 240 juta dolar atau diperkirakan mencapai Rp3 triliun!

8. Star Wars: The Old Republic

Bila berbicara game MMORPG dengan biaya produksi terbesar, ada Star Wars: The Old Republic. Dikembangkan BioWare Austin, game ini dirilis pada tanggal 21 Oktober 2011 untuk Steam. Di sini kamu akan bermain menggunakan berbagai karakter Star Wars, termasuk Jedi, Sith, Bounty Hunter, dan masih banyak yang lainnya.

Baca Juga: Sempat Bingung Main Game Bisa Jadi Pekerjaan, Erick Thohir Dorong Generasi Muda Buat Game Sendiri

Star Wars: The Old Republic termasuk ke dalam game dengan biaya produksi terbesar karena menghabiskan dana sebesar 200 juta dolar atau senilai dengan Rp2,8 triliun!

9. Star Citizen

Ada game Star Citizen yang ternyata punya biaya produksi mahal. Star Citizen merupakan game simulasi perang luar angkasa yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Cloud Imperium. Cloud Imperium dipercaya berjuang mati-matian untuk membuat Star Citizen tampil realistis dengan menemukan titik keseimbangan antara realita dan gameplay.

Belum ditentukan kapan game ini akan dirilis, tapi Star Citizen sudah memakan biaya produksi sebesar 275 juta dolar atau senilai Rp4 triliun. (C)

Reporter: Nurdian Pratiwi

Editor: Kardin

Baca Juga