adplus-dvertising

Sempat Zero, Dua Orang Warga Kendari Kembali Positif COVID-19

Musdar, telisik indonesia
Minggu, 17 Oktober 2021
613 dilihat
Sempat Zero, Dua Orang Warga Kendari Kembali Positif COVID-19
Ilustrasi alat tes usap. Foto: Repro Suara Surabaya

" Satu orang warga Kecamatan Puuwatu juga dilaporkan terkonfirmasi. Sehingga jumlah kasus positif menjadi dua orang. Dengan tambahan tersebut, wilayah Kota Kendari yang sebelumnya sudah masuk zona hijau kembali menguning "

KENDARI, TELISIK.ID - Satgas COVID-19 melaporkan terjadi penambahan kasus positif baru setelah sebelumnya Kota Kendari zero kasus pada Kamis 4 Oktober 2021.

Per Minggu 17 Oktober, satu orang warga Kecamatan Baruga terkonfirmasi positif COVID-19.

Sehari sebelumnya, satu orang warga Kecamatan Puuwatu juga dilaporkan terkonfirmasi. Sehingga jumlah kasus positif menjadi dua orang.


Dengan tambahan tersebut, wilayah Kota Kendari yang sebelumnya sudah masuk zona hijau kembali menguning.

Dari peta sebaran kasus positif di kelurahan se-Kota Kendari, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu kembali masuk zona kuning.

Jubir Satgas COVID-19 Kota Kendari, dr Alghazali Amirullah menyampaikan, dengan sitausi yang ada, akumulasi kasus positif COVID-19 sejak 19 Maret 2020 sampai dengan saat ini sebanyak 7.714 orang.

Dari jumlah itu, 7.617 orang diantaranya telah sembuh, 95 meninggal dunia dan 2 masih berstatus aktif positif COVID-19 dan dilaporkan sedang menjalani isolasi secara mandiri.

Sebagai bentuk kewaspadaan adanya kasus baru, dr Algazali mengingatkan semua pihak agar menaati protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan harus selalu dilakukan dalam menjalankan aktifitas kita sehari-hari sehingga tidak terjadi kembali lonjakan kasus seperti pada gelombang kedua," ungkap dr Alghazali.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Kendari, dr Sukirman mengatakan, meskipun tidak adalagi pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD pihaknya tetap menyiapkan ruangan Isolasi dengan 40 bad atau tempat tidur.

Hal itu dilakukan, kata dia, sebagai bentuk antisipasi apabila ada pasien masuk.

"Dari 150 bed, ada 40 bed kita siapkan sementara yang lainnya kita sterilkan," ungkapnya. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga