Sepenggal Surga Keindahan Desa Wisata Kulati Kabupaten Wakatobi
Febry Jahra Lestiani, telisik indonesia
Kamis, 08 Juni 2023
0 dilihat
Keindahan pantai dan pemandangan lautan beserta tebing Desa Wisata Kulati, Kabupaten Wakatobi. Foto: Kemenparekraf
" Keindahan alam yang dimiliki Desa Wisata Kulati, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara membuatnya dikenal dengan julukan sepenggal surga keindahan wisata "
KENDARI, TELISIK.ID - Keindahan alam yang dimiliki Desa Wisata Kulati, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara membuatnya dikenal dengan julukan sepenggal surga keindahan wisata.
Dilansir dari web resmi kemenparekraf.go.id Desa Kulati memiliki luas wilayah 7,9 Km. Jumlah penduduk berdasarkan data profil SDGS desa tahun 2022 sebesar 583 jiwa.
Banyak titik wisata di Desa Kulati yang wajib dikunjungi, tentunya memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dengan wisata lain, diantaranya:
Pantai ini memiliki spot alam yang tidak kalah menakjubkan. Pantai Huntete merupakan pantai terpanjang di Pulau Tomia. Memiliki keindahan pasir putih yang lembut dan menawan. Untuk para pecinta diving dan snorkling, bisa menikmati alam bawah laut di tempat dengan pesona hamparan pohon kelapa di sepanjang pantai ini.
Keindahan pantai dan pemandangan lautan beserta tebing Desa Wisata Kulati, Kabupaten Wakatobi. Foto: Kemenparekraf
2. Pantai Hongaha
Pantai yang satu ini cocok untuk kamu yang menikmati deburan ombak dan cantiknya matahari ketika terbit dan terbenam. Pantai ini disebut Hongaha karena dulunya ditemukan banyak kayu honga di tempat ini. Di perairan Hongaha kita bisa melihat bangkai kapal Jepang yang karam di sana.
3. Liang Kuri-kuri
Satu lagi yang tak kalah unik Liang Kuri-Kuri yaitu gua yang memiliki dinding batu bertumbuh lumut terletak di bibir pantai dan dipercaya masyarakat sangat keramat sehingga harus menjaga tata krama ketika melewatinya
4. Tebing Ampombero
Selain itu ada juga Tebing Ampombero terletak di Desa Kulati yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan hamparan savana dan air laut jernih terhampar luas sejauh mata memandang. Konon menurut cerita warga sekitar, dahulu kala masyarakat Kulati sering berdiri di sepanjang tebing Ampombero.
Dengan potensi wisata yang ada, sehingga Desa Kulati dianugerahkan penghargaan oleh Manteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenperekraf RI), Sandiaga Salahuddin Uno pada 31 Januari 2023 sebagai desa wisata binaan Kemenperekraf RI.
Rute perjalanan bisa ditempuh melalui udara dengan memilih penerbangan dari Bandara Haluoleo Kendari menuju Kota Baubau, lalu dilajutkan dengan menggunakan kapal dari Pelabuhan Murhum Baubau menuju Pulau Tomia, Wakatobi
Selanjutnya, melalui darat dapat ditempuh dengan naik kapal dari Pelabuhan Nusantara Kendari menuju Pelabuhan Murhum Baubau, lalu dilanjutkan naik kapal menuju Pulau Tomia atau langsung ke Pelabuhan Rakyat Wangi-Wangi ke Pulau Tomia.
Namun ada juga opsi lain, kita bisa melalui rute kapal sabuk nusantara dari Pelabuhan Bungkotoko Kendari menuju ke Pulau Tomia. Tetapi untuk pilihan ini tidak terjadwal setiap hari.
Bagi pengunjung yang ingin datang ke Desa Wisata Kulati bisa menghubungi admin di instagram resmi @desawisatakulati. Di beberapa postingannya banyak penjelasan dan testimoni pengunjung yang pernah berkunjung.
Salah seorang penduduk lokal Desa Kulati, Marsela yang juga merupakan fotografer mengaku banyak mendapatkan objek foto pemandangan yang menarik untuk dibagikan ke sosial medianya.
Ia mengatakan, pemerintah desa bekerja sama dengan masyarakat untuk berbenah dalam pengembangan wisata sebagai salah satu lining sektor penggerak roda perekonomian masyarakat dengan konsep kegiatan wisata Bahari, edukasi, seni, budaya, dan sejarah.
"Semakin kita eksplor dan benah wisata kita, semakin banyak pengunjung yang datang dan itu bisa menguntungkan bagi masyarakat Desa Kulati," jelasnya saat ditemui Telisik.id, Sabtu (20/5/2023).
Selain itu, salah seorang pengunjung dengan akun instagram @wphiliank melalui postingannya mengatakan, pemandangan alam di Desa Wisata Kulati sangat menakjubkan dan warganya pun ramah-ramah. (B-Adv)