Sertifikat Halal dan HAKI Kunci UMKM Naik Kelas

Erni Yanti, telisik indonesia
Sabtu, 31 Januari 2026
0 dilihat
Sertifikat Halal dan HAKI Kunci UMKM Naik Kelas
Foto bersama peserta dan pemateri bincang bisnis Islam. Foto: Ist.

" Upaya mendorong UMKM agar mampu naik kelas terus dilakukan di Kota Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID - Upaya mendorong UMKM agar mampu naik kelas terus dilakukan di Kota Kendari. Salah satunya melalui kegiatan Bincang Bisnis Islami (BBI) yang mengedukasi pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal dan perlindungan merek sebagai kunci meningkatkan daya saing produk.

BBI yang digelar Lembaga Pemberdayaan Ekonomi, Koperasi dan Investasi (LPEKIN) BKPRMI Sulawesi Tenggara tidak hanya menjadi ajang sosialisasi sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), tetapi juga ruang strategis mendorong kemandirian ekonomi remaja masjid dan pengurus masjid di Kota Kendari.

Peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pemuda remaja masjid, penyuluh agama, pengurus masjid, hingga pelaku UMKM binaan LPEKIN BKPRMI.

Dorwil LPEKIN BKPRMI Sultra, Butsiadi Saleh, mengatakan BBI dirancang sebagai wadah pembinaan ekonomi umat berbasis masjid, agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin remaja masjid dan pengurus masjid memiliki wawasan kewirausahaan, sehingga mampu membuka usaha sendiri, menciptakan lapangan kerja, dan menopang ekonomi keluarga,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: Kawasan PPI Sodohoa Kendari Kini Tertata, Nelayan Nikmati Fasilitas Modern

Ia menjelaskan, pelaku UMKM yang hadir sebagian besar bergerak di sektor kuliner dan pangan olahan, mulai dari usaha rumahan hingga produk tradisional yang telah dikemas. Mereka mendapatkan pembekalan terkait pentingnya legalitas usaha, khususnya sertifikasi halal dan perlindungan merek, sebagai modal meningkatkan kepercayaan konsumen.

Menurut Butsiadi, tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan remaja masjid dan pelaku UMKM terhadap ruang literasi ekonomi yang mudah diakses.

BBI menghadirkan Ketua Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah, Muhammad Faisal Thamrin, yang memaparkan peran sertifikasi halal dalam memperluas pasar produk UMKM.

Selain itu, materi pengurusan HAKI disampaikan oleh Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sultra, Dr. Linda, serta penguatan akses permodalan oleh perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca Juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Dorong Pembelajaran Mendalam, SMKN 2 Kendari Gelar Workshop untuk Guru

“Selama ini banyak pelaku usaha semangat, tapi minim informasi. Dengan BBI, kami membuka ruang publik agar mereka bisa belajar langsung dari narasumber yang kompeten,” katanya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru dari lingkungan masjid, sekaligus mendorong UMKM yang telah berjalan untuk berkembang lebih profesional dan berdaya saing.

“Ketika masjid menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan ekonomi, dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya. (B)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga