SMPN 9 Kendari Komit Jaga Kebersihan Lingkungan Sekolah
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Senin, 09 Februari 2026
0 dilihat
SMPN 9 Kendari terus berkomitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan membangun tempat sampah yang unik. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.
" SMP Negeri 9 Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah "

KENDARI, TELISIK.ID - SMP Negeri 9 Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah. Upaya yang dilakukan ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di satuan pendidikan sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda.
Kepala SMPN 9 Kendari, Sabil mengatakan, pihak sekolah telah mengambil berbagai langkah kreatif guna untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam mengelola sampah sejak dini. Salah satu strategi yang diterapkan adalah menyediakan wadah sampah yang dibuat menarik dan estetik agar siswa terdorong untuk membuang sampah pada tempatnya.
“Kami sudah membuat wadah sampah yang unik dan cantik, tujuannya supaya para siswa tertarik untuk membuang atau pun menyimpan sampahnya. Selain itu juga, guru-guru kami terus membimbing dan mengawasi siswa secara langsung,” ujar Sabil, Senin (9/2/2026).
Pengelolaan sampah di SMP Negeri 9 Kendari juga dijadikan sebagai bagian dari pembelajaran Kokurikuler yaitu siswa diajarkan cara memilah sampah, khususnya sampah ekonomis agar nantinya mempunyai nilai guna dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Baca Juga: SMP Negeri 10 Kendari Target Jadi Sekolah Berbasis Digital dan Pembelajaran Menyenangkan
Di SMPN 9 Kendari menerapkan kebijakan yang dapat melatih kepekaan para siswa dalam menjaga lingkungan sekolah, yaitu siswa diwajibkan menyimpan sampah plastik sebelum pulang sekolah. Sampah plastik tersebut dikumpulkan di pintu gerbang sekolah dan itu juga menjadi tiket pulang sekolah mereka.
"Hal ini kami lakukan sebagai bentuk pembelajaran karakter. Anak-anak kami ajarkan bahwa sampah sangat mengganggu jika dibuang sembarangan dan kami tekankan pula bahwa setiap orang punya tanggung jawab terhadap lingkungannya," ungkapnya.
Sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomis, kemudian di kelola melalui kerja sama dengan bank sampah. Hasil pengumpulan tersebut lalu dimanfaatkan menjadi dana kas atau kebutuhan kegiatan OSIS.
Baca Juga: SMP Negeri 2 Kendari Perkuat Silaturahmi Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW
Ia juga mengungkapkan, sampah yang terkumpul dalam sehari itu bisa mencapai 3 karung. Sabil mengatakan bahwa mendidik anak untuk merubah perilaku dalam menjaga lingkungan sekolah itu butuh proses yang lama.
"Mendidik anak itu memang tidak gampang, butuh proses dan kesabaran, tidak dalam proses yang cepat anak-anak bisa peka untuk menjaga kebersihan lingkungan," tegasnya.
Melalui program tersebut, ia berharap dapat mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap kebersihan di mana pun berada. (C)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS