SPMB SMKN 7 Kendari Sediakan 504 Kuota, Cek 8 Jurusan Favorit Standar Industri Maritim

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 23 Juni 2026
0 dilihat
SPMB SMKN 7 Kendari Sediakan 504 Kuota, Cek 8 Jurusan Favorit Standar Industri Maritim
Suasana pendaftaran calon murid baru di SMKN 7 Kendari, Selasa (23/6/2026). Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kendari resmi membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 "

KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kendari resmi membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027.

Menjadi jujukan tepat bagi lulusan SMP, sekolah ini menyiapkan kuota 504 siswa baru yang terbagi dalam 14 rombongan belajar (rombel).

Pendaftaran berlangsung pada 22 Juni hingga 1 Juli 2026, dan pengumuman kelulusan pada 3 Juli 2026.

Suasana pendaftaran yang dipusatkan di aula SMKN 7 Kendari tampak sangat ramai. Terlihat para calon siswa didampingi dan diantar langsung oleh orang tua mereka.

Di sudut lain ruangan, tampak pula sejumlah calon murid didampingi pengurus Osis SMKN 7 Kendari yang turut membantu mengarahkan dan mengisi data pendaftaran.

Baca Juga: Komitmen Rp 23 Miliar Dikawal Ketat, DPRD Sultra Pastikan Hak PPPK Ber-SK Gubernur Tak Terabaikan

Kendati antrean cukup padat, para siswa terlihat sangat antusias dan bersemangat menapaki langkah awal mereka menuju bangku SMK.

Sebagai satu-satunya SMK Kemaritiman Pusat Keunggulan di Sulawesi Tenggara yang terakreditasi B, SMKN 7 Kendari menghadirkan delapan program keahlian unggulan.

Bidang kemaritiman meliputi Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Nautika Kapal Niaga (NKN), dan Teknika Kapal Niaga (TKN). Bidang agribisnis mencakup Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPI) serta Agribisnis Perikanan Payau dan Laut (APPL).

Tersedia pula jurusan Teknik Logistik, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Geologi Pertambangan, hingga Content Creator untuk menjawab tren digital saat ini.

Jurusan kemaritiman terbukti masih menjadi primadona. Ketua Panitia PPDB, Asrifal, mengungkapkan antusiasme pendaftar tahun ini sangat tinggi dan jauh lebih ramai dibanding tahun lalu, di mana 150 orang telah mendaftar di hari pertama.

"Sesuai dengan karakteristik sekolah kami, jurusan yang paling banyak peminatnya sejak hari pertama adalah NKN dan NKPI," ujar Asrifal, Selasa (23/6/2026).

Jangkauan sekolah favorit ini pun telah menembus batas provinsi. Selain menjaring siswa dari Kota Kendari dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara, panitia mencatat pendaftar dari Jakarta, dan Sulawesi Selatan.

Kepala SMKN 7 Kendari, La Resi, menegaskan bahwa lembaganya terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap kerja dan terserap langsung di dunia industri, khususnya sektor kemaritiman yang menjadi roda penggerak ekonomi daerah.

"Melihat perkembangan sektor maritim dan potensi pertambangan saat ini, kami membekali siswa dengan kompetensi riil. Lulusan kami tidak hanya siap bersaing secara nasional, tetapi juga memegang peranan penting di industri global," ujar La Resi.

Baca Juga: Lowogan Kerja Kendari: PT Semeru Teknik Buka Tiga Posisi

Untuk mendukung hal tersebut, sekolah menyiapkan asrama representatif bagi siswa luar kota.

Dukungan fasilitas modern pun diberikan secara maksimal, seperti Ship Bridge Simulator (simulator kapal), kapal latih KM J’Auar, laboratorium nautika dan produksi, hingga laboratorium komputer.

Keunggulan lainnya, sekolah ini menggratiskan SPP atau iuran komite. Orang tua juga dimudahkan dengan adanya sistem Learning Management System (LMS) dan notifikasi kehadiran siswa yang terhubung langsung ke ponsel orang tua.

Menjamin kualitas pendidikan yang bersih, Asrifal menjamin seluruh tahapan seleksi (verifikasi loket, pendaftaran online, hingga uji kompetensi) bebas dari kecurangan.

"Sebagai ketua panitia, saya memastikan proses berjalannya penerimaan siswa baru ini transparan dan objektif. Yang paling utama adalah kita berupaya keras menghindari praktik pungutan liar," pungkasnya. (B-Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga