Telkomsel Pertegas Komitmen Bisnis Berkelanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Senin, 08 Juni 2026
0 dilihat
Telkomsel Pertegas Komitmen Bisnis Berkelanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Jajaran pimpinan Telkomsel melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Jakarta, Kamis (5/6/2026). Foto: Ist

" Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel menegaskan komitmennya menjalankan bisnis berkelanjutan melalui berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, perlindungan data pelanggan, dan pelestarian lingkungan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel menegaskan komitmennya menjalankan bisnis berkelanjutan melalui berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, perlindungan data pelanggan, dan pelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga pilar keberlanjutan perusahaan, yakni Jaga Cita, Jaga Data dan Jaga Bumi, yang menjadi bagian dari upaya Telkomsel menciptakan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan yang lebih luas bagi Indonesia.

Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F.M. Hendropriyono mengatakan, dunia usaha memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang dampaknya semakin nyata dirasakan masyarakat.

“Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Diaz dalam keterangan resminya, Jumat (5/6/2026).

Diaz mengapresiasi langkah Telkomsel yang tetap menunjukkan kepedulian terhadap isu keberlanjutan meski tidak bergerak di sektor ekstraktif.

Baca Juga: Potensi Tsunami Laut Sulawesi Efek Gempa Filipina 7,7 M, Begini Penjelasan Resmi BMKG

Menurut Diaz, perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan memperoleh kepercayaan lebih besar dari masyarakat, terutama generasi masa depan.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun,” kata Nugroho.

Dalam pilar Jaga Cita, Telkomsel mencatat telah melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C sepanjang 2025. Layanan tersebut didukung lebih dari 293 ribu BTS yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di lebih dari 360 desa yang sebelumnya mengalami blank spot.

Selain memperluas akses konektivitas, Telkomsel juga membina sekitar 90 ribu pelajar, pelaku UMKM, komunitas, dan talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Perusahaan juga terus meningkatkan kompetensi karyawan di bidang kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan data science.

Pada pilar Jaga Data, Telkomsel memperkuat perlindungan data pelanggan melalui penerapan standar internasional ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 guna memastikan keamanan informasi dan sistem digital perusahaan.

Sementara itu, melalui pilar Jaga Bumi, Telkomsel berupaya menekan jejak karbon operasionalnya. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS telah memanfaatkan energi terbarukan melalui solar panel dan mikrohidro.

Perusahaan juga memastikan seluruh limbah elektronik dikelola melalui skema daur ulang, penggunaan kembali, atau peremajaan. Selain itu, seluruh kemasan kartu SIM kini menggunakan material kertas yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi, Telkomsel telah menanam lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025 serta memperkuat ketahanan infrastruktur telekomunikasi dari dampak perubahan iklim.

Baca Juga: Deretan Aturan dan Besaran Denda Operasi Patuh 2026

Komitmen keberlanjutan tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Sepanjang 2025, Telkomsel mendistribusikan kembali sekitar 83 persen dari total pendapatannya kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok dalam rantai pasok, dan karyawan.

Kontribusi tersebut turut didukung oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan bahwa keberhasilan membangun bisnis berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi serta membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” tutup Wong.

Telkomsel juga menyatakan akan terus mendukung strategi keberlanjutan GoZero Telkom Group dan berkontribusi terhadap target pengurangan emisi menuju Net Zero 2060. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga