Tes CPNS 2026 Disebut Ada Pengecekan Riwayat Medsos, Begini Penjelasan Kepala BKN

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 18 April 2026
0 dilihat
Tes CPNS 2026 Disebut Ada Pengecekan Riwayat Medsos, Begini Penjelasan Kepala BKN
Isu pemeriksaan media sosial dalam tes CPNS 2026 ramai diperbincangkan publik belakangan ini. Foto: Repro Pemkab Cirebon

" Isu pengecekan media sosial dalam seleksi CPNS 2026 muncul di tengah belum pastinya jadwal "

JAKARTA, TELISIK.ID - Isu pengecekan media sosial dalam seleksi CPNS 2026 muncul di tengah belum pastinya jadwal.

Perbincangan mengenai kemungkinan adanya pemeriksaan riwayat media sosial dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mencuat setelah beredarnya unggahan di platform digital.

Unggahan tersebut memuat imbauan terkait etika bermedia sosial, termasuk larangan menyebarkan hoaks, fitnah, hingga konten yang mengandung unsur radikalisme dan pornografi.

Isi unggahan itu kemudian memicu pertanyaan publik mengenai apakah seleksi CPNS ke depan akan memasukkan penilaian terhadap aktivitas media sosial peserta.

Sejumlah warganet mempertanyakan validitas informasi tersebut dan kaitannya dengan proses rekrutmen aparatur sipil negara.

Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh memberikan penjelasan terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga April 2026, proses seleksi CPNS belum dilaksanakan.

Baca Juga: Peralihan Status PPPK ke CPNS 2026, Begini Penjelasan Resmi Bos BKN

Dengan demikian, belum ada tahapan yang dapat dikaitkan dengan pemeriksaan riwayat media sosial.

Ia juga menjelaskan bahwa pada pelaksanaan seleksi sebelumnya, tidak terdapat mekanisme penilaian terhadap akun media sosial peserta.

“Pada tes sebelumnya, tidak ada pemeriksaan riwayat media sosial,” kata Zudan dalam keterangannya, seperti dikutip dari Kontan, Sabtu (18/4/2026).

Terkait kemungkinan kebijakan di masa mendatang, Zudan menyebut bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan resmi mengenai penambahan tahapan tersebut dalam proses seleksi CPNS. Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di ruang publik.

Sementara itu, kepastian jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2026 juga belum diumumkan oleh pemerintah.

Hingga Maret 2026, belum terdapat keputusan resmi terkait waktu pembukaan pendaftaran maupun tahapan seleksi yang akan diterapkan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menyampaikan bahwa kebutuhan aparatur negara tetap menjadi perhatian pemerintah. Ia mengungkapkan adanya potensi kekosongan formasi seiring jumlah aparatur sipil negara yang memasuki masa pensiun.

“Mudah-mudahan pada 2026 ada tes CPNS,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian jadwal, masyarakat yang berminat mengikuti seleksi dapat mulai mempersiapkan diri dengan memahami persyaratan umum yang biasanya diberlakukan.

Baca Juga: Surat MenPAN-RB Pendaftaran CPNS 2026 Terbit, Begini Penjelasan Formasi dan Syarat Umumnya

Persyaratan tersebut mencakup status sebagai warga negara Indonesia, batas usia tertentu sesuai formasi, kualifikasi pendidikan yang relevan, serta kondisi kesehatan jasmani dan rohani.

Selain itu, peserta juga umumnya diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen administratif, seperti Kartu Keluarga, KTP, ijazah, transkrip nilai, serta pas foto terbaru. Pendaftaran dilakukan melalui sistem daring yang dikelola pemerintah, sehingga calon pelamar perlu memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan ketentuan.

Dengan belum adanya kepastian jadwal dan tambahan tahapan seleksi, informasi resmi dari pemerintah menjadi rujukan utama bagi masyarakat. Penjelasan dari Badan Kepegawaian Negara menegaskan bahwa isu pemeriksaan media sosial dalam seleksi CPNS 2026 belum menjadi kebijakan yang ditetapkan. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga