adplus-dvertising

Tiga Pria di Konsel Diduga Perkosa Pelajar Secara Bergilir

Hamka Dwi Sultra, telisik indonesia
Senin, 22 Maret 2021
3892 dilihat
Tiga Pria di Konsel Diduga Perkosa Pelajar Secara Bergilir
Ilustrasi pemerkosaan. Foto: Repro google.com

" Pertama dia tidak mau bilang, kalau habis diperkosa, tapi saya lihat sakit-sakit terus, makanya saya cari tau "

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - IR (17) seorang gadis pelajar di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), diduga diperkosa oleh tiga orang pria secara bergilir.

IR menceritakan, peristiwa itu berawal ketika ia dan temannya dijemput teman lelakinya untuk menghadiri acara pesta. Namun, usai acara naasnya korban dan temannya tidak langsung dipulangkan ke rumah, melainkan ia dibawa ke rumah salah satu pelaku. Di sana, ketiga yang diduga pelaku itu menjalankan aksinya.

Menurut pengakuan korban, ketiga yang diduga pelaku berinisial ED, AD dan FB. Selain dipaksa melayani nafsu pelaku secara bergilir, korban juga diancam akan dibunuh jika tak menuruti kemauan pelaku.


"Waktu itu saya ditarik-tarik, dipisahkan dengan temanku, saya takut sekali, saya tidak bisa melawan karena diancam," ungkapnya, Senin (22/3/2021).

Atas peristiwa itu, N, paman IR kemudian melapor ke pihak kepolisian. Ia mengatakan, bahwa laporan tersebut telah diterima oleh pihak berwajib di Polsek terdekat.

"Saksi yang diminta oleh pihak kepolian juga telah dihadirkan untuk dimintai kebenaran informasi ponakan saya," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa peristiwa naas itu dialami IR sekira tahun 2020 akhir. Namun, baru diketahui setelah IR mengalami sakit secara terus menerus.

Baca Juga: Meski Haram, Jokowi Pastikan Semua Pesantren di Jatim akan Terima Vaksin AstraZeneca

"Pertama dia tidak mau bilang, kalau habis diperkosa, tapi saya lihat sakit-sakit terus, makanya saya cari tau," jelasnya.

Untuk itu, ia berharap, korban bisa mendapat keadilan atas apa yang menimpah ponakannya itu. Hingga berita ini diterbitkan para pelaku belum diamankan pihak kepolisian.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Angata melalui kanit Reskrimnya Aipda Ashar mengaku masih melakukan penyelidikan.

Ashar menuturkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi untuk mengetahui pokok permasalahan ini.

"Rencananya besok akan kami lakukan gelar perkara untuk menentukan dapat ditingkatkan ke penyidikan, dan apabila hasil gelar menyimpulkan untuk dinaikkan ke penyidikan, maka kami akan tindak lanjuti untuk penetapan tersangka," tandasnya. (A)

Reporter: Hamka Dwi Sultra

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga