Tim Ahli Cagar Budaya Bombana Telusuri Jejak Historis Makam Tua di Pulau Sagori

Hir Abrianto, telisik indonesia
Selasa, 14 Juni 2022
0 dilihat
Tim Ahli Cagar Budaya Bombana Telusuri Jejak Historis Makam Tua di Pulau Sagori
Tim Ahli Cagar Budaya Bombana saat meninjau makam tua di Pulau Sagori. Foto: TACB Bombana

" Penelusuran dilakukan terhadap objek-objek peninggalan yang diduga memiliki nilai historis positif sejarah peradaban manusia di Wonua Bombana "

BOMBANA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana terus melakukan penelusuran fakta-fakta sejarah.

Penelusuran dilakukan terhadap objek-objek peninggalan yang diduga memiliki nilai historis positif sejarah peradaban manusia di Wonua Bombana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Andi Muh. Arsyad mengatakan bahwa dari objek-objek yang ditemukan berupa barang-barang bukti peninggalan, akan terus dilakukan penelusuran fakta oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

"Setiap tahunnya TACB melakukan penelusuan fakta pendukung baik alam maupun penjelas histori dari masyarakat sekitar," ujar Andi Muh Arsyad.

Belum lama ini, TACB Bombana mendatangi Pulau Sagori, Kabaena, guna menelusuri jejak dan bukti pendukung keberadaan makam tua yang diduga makam salah satu tokoh agama Islam di Kabaena.

Jumrad Raunde, salah satu anggota TACB menyebutkan bahwa di Pulau Sagori terdapat makam Syekh Sarif.

Baca Juga: Minta Dukungan Tu'a Teno, Lamba Leda Utara Siap Sukseskan 7000 Hektare TJPS

Usai melakukan peninjuan langsung di Pulau Sagori, TACB mengalami kendala dalam pencarian historis dan fakta sejarah sebagai pendukung.

Hal ini diungkapkan oleh Katua Tim TACB Bombana, Asbar, S.Pd saat ditemui Telisik.id Selasa (14/6/2022) jelang digelarnya pra-sidang rekomendasi  penetapan objek dugaan cagar budaya menjadi objek cagar budaya.

"Makam ada dan telah diperbaiki oleh pemerintah kelurahan setempat, tapi kami susah mendapatkan keterangan historis mengenai keberadaan Syekh Sarif sebagai panganjur agama Islam di Kabaena," Pungkasnya.

Asbar menjalaskan, oleh masyarakat di sana (Sagori), makam yang mereka temukan di Pulau Sagori dikeramatkan.

Baca Juga: Bercanda Soal Bom, Mantan Bupati Buton Selatan Diturunkan dari Pesawat

Hingga saat ini, pihaknya masih terus mencari informasi tambahan terkait makam tua di Pulau Sagori.

"Masih terus mencari informasi tambahan sebelum sidang rekomendasi karena informasi pendukung tidak begitu kuat, maka rekomendasi dipending. Kami berharap tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah setempat dan masyarakat yang memiliki dan menyimpan informasi terkait makam tua di Pulau Sagori agar kiranya bersedia memberikan informasi agar objek-objek ini mendapatkan perlakuan yang semestinya," pungkasnya. (A)

Penulis: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga