adplus-dvertising

Trend Anak-Anak Terpapar COVID-19 di Jakarta Terus Meningkat

Marwan Azis, telisik indonesia
Sabtu, 17 Juli 2021
1830 dilihat
Trend Anak-Anak Terpapar COVID-19 di Jakarta Terus Meningkat
Seorang anak yang sedang menjalani tes antigen. Foto: Repro Klikdokter

" Trend orang terpapar COVID-19 di Jakarta terus meningkat, tak terkecuali kalangan anak-anak, sehingga perlu mendapat perhatian dari orang tua. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Trend orang terpapar COVID-19 di Jakarta terus meningkat, tak terkecuali kalangan anak-anak, sehingga perlu mendapat perhatian dari orang tua.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 52.504 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 31.502 orang dites PCR hari ini, Jumat (16/7/2021) untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 12.415 positif dan 19.087 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 7.284 orang dites, dengan hasil 910 positif dan 6.374 negatif.


Dwi juga menyebut, trend kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah.

Bila sebelumnya dilaporkan 13 persen, kini sebanyak 14?ri 12.415 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 1.287 kasus adalah anak usia 6 - 18 tahun dan 395 kasus adalah anak usia 0 - 5 tahun. Sedangkan, 9.428 kasus adalah usia 19 - 59 tahun dan 1.305 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

“Untuk itu, penting sekali bagi para orang tua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari ke luar rumah membawa anak-anak. Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi,” imbaunya.

Baca juga: WNI dan WNA Karantina Berhak Banding Tes Usap COVID-19

Baca juga: Nakes Mulai Disuntik Vaksin Booster Dosis Ketiga

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 218.708 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 456.449 per sejuta penduduk," terangnya.

Ia menambahkan, adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 3.861 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 113.137 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 727.016 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 604.034 dengan tingkat kesembuhan 83,1%, dan total 9.845 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 41,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,0%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,"pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga