MUNA, TELISIK.ID - Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), angkutan umum di Kabupaten Muna mogok beroperasi.

Puluhan sopir bersama Organda mendatangi Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menuntut kenaikan tarif.

Plt Ketua Organda Muna, Ode Nsora menerangkan, para sopir-sopir tidak akan beroperasi sebelum tarif dinaikkan.

Di mana, untuk trayek Raha-Masalili yang sebelumnya, penumpang umum sebesar Rp 7.000 diminta dinaikkan menjadi Rp 10.000. Pelajar dari Rp 4.000 menjadi Rp 6.000.

Kemudian, trayek Raha-Parigi yang semula Rp 40 ribu menjad Rp 50 ribu,  Raha-Tampo dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu. Raha-Bonea dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu, Raha-Kambara dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu, Raha Lakapodo Rp 10.000 menjadi Rp 15.000.