KENDARI, TELISIK.ID - Penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dalam bentuk karikatur di masalah Charlie Hebdo di Perancis terus menuai kritik. Bukan hanya kecaman, tapi juga gerakan memboikot produk-produk asal Perancis.
Gerakan tersebut membuat khawatir Perancis, hingga Duta Besar Perancis meminta supaya gerakan tersebut dihentikan. Presiden Perancis, Macron pun meminta maaf dan menghentikan kartun Nabi yang mengatasnamakan kebebasan berpendapat.
Hanya saja, gerakan ini terus digaungkan oleh umat Islam, salah satunya Ulama asal Indonesia, Ustadz Prof. DR. H. Abdul Somad Lc., M.A., Ph.D.
Seperti yang dilansir dari PikiranRakyat-Cirebon.com dalam video yang diunggah 31 Oktober 2020 pada akun YouTube religiOne, Ustadz Abdul Somad memberikan tanggapannya terkait pihak yang telah menghina Nabi Muhammad SAW.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, hidup ideal itu seperti kehidupan Nabi Muhammad SAW di periode Madinah 10 tahun itu. Saat itu, pemimpinnya Nabi Muhammad SAW, kemudian ada orang Yahudi yang menghina agama, kemudian rakyatnya diam saja tanpa bertindak apa-apa.
