KENDARI, TELISIK.ID - Di antara sifat yang paling mulia dan utama adalah sabar. Saking mulianya tabiat ini, tak heran bila kesabaran selalu diidentikkan dengan keimanan.
Dikutip dari nu.or.id, Ali bin Abi Thalib r.a mengatakan, “Ketahuilah bahwa kaitan antara kesabaran dan keimanan adalah ibarat kepala dan tubuh. Jika kepala manusia sudah tidak ada, secara langsung tubuhnya juga tidak akan berfungsi. Demikian pula dengan kesabaran. Apabila kesabaran sudah hilang, keimanan pun akan hilang.”
Keutamaan sifat sabar banyak disebutkan dalam Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan para ulama. Menurut Al-Ghazali, setidaknya ada sekitar tujuh puluh lebih keterangan Al-Qur’an terkait keutamaan sifat sabar, anjuran sabar, dan ganjaran yang akan diperoleh orang yang senantiasa menjaga kesabaran, salah satunya adalah:
“Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian.” (QS. Ali Imran: 200).
Dalam ayat yang lainnya, Allah SWT juga berfirman:
