JAKARTA, TELISIK.ID - Kasus dugaan asusila yang melibatkan Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, menjadi sorotan publik.

Dugaan tindakan tidak pantas terhadap anak di bawah umur ini pertama kali terungkap setelah adanya laporan dari pemerintah Australia kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Setelah menerima laporan tersebut, Kementerian PPPA segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti kasus yang diduga melibatkan Kapolres Ngada dalam tindak asusila dan pornografi.

Plt. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Imelda Manafe, mengonfirmasi bahwa video pencabulan yang diduga dilakukan AKBP Fajar ditemukan oleh pemerintah Australia di salah satu situs porno. "