MUNA, TELISIK.ID - Wakil Ketua DPRD Muna, Cahwan terlibat cekcok dengan masa pendemo yang mempertanyakan persoalan pembagian lods di Pasar Sentral Laino.

Kejadiannya bermula saat pendemo mendesak Cahwan untuk bisa menghadirkan ketua dan anggota komisi II. Pendemo tak mau bila hanya ditemui unsur pimpinan.

Cahwan pun berusaha menghubungi Ketua Komisi II, Muhamad Alang. Namun, handphonenya tidak aktif. Massa yang terdiri dari mahasiswa dan pedagang murka dan melakukan penyisiran di dalam gedung DPRD.

Cahwan lalu memberi penjelasan bahwa sebagai pimpinan dewan, ia bertanggungjawab dalam menerima aspirasi. Tanpa Komisi II pun, ia bisa mengambil keputusan. Menyoal untuk menghadirkan anggota komisi tidak serta merta bisa dilakukan. Namun, ada mekanismenya.

"Di dewan ada aturan mainnya. Kami tidak menutup diri. Jangan kalian paksakan kami, apalagi tidak ada surat pemberitahuan yang masuk. Coba kalau bersurat, kami pasti disposisikan pada komisi terkait," ungkap politisi Demokrat itu dengan nada tinggi.