Warga Keluhkan tak Dapat Bantuan Sembako

Musdar, telisik indonesia
Senin, 13 April 2020
0 dilihat
Warga Keluhkan tak Dapat Bantuan Sembako
Salah satu akun Facebook yang mengeluh karena tak dapat bantuan sembako. Foto: Musdar/Telisik

" Karena banyak indikasi pak. Apakah karena RT/RW-nya yang tidak teliti dalam pendataan atau memang ada oknum yang hanya ingin nyinyir di medsos. "

KENDARI, TELISIK.ID - Bagi-bagi sembako bagi warga tidak mampu yang terdampak COVID-19 dilakukan Pemkot Kendari, dikeluhkan masyarakat yang tidak kebagian.

Keluhan itu diungkapkan melalui media sosial Facebook. Salah satu postingan warga di Facebook, datang dari akun bernama Titin.

"Pak Lihatlah kami tidak semua orang punya gaji tiap bulan alias pegawai, kami-kami ini yang upah harian kalau tak kerja kamipun mines keuangan. Nah tanpa uang apa yang bisa kami beli, anak-anak kami tak mau tau kalau mereka lapar yah harus ada makanan buatnya, tapi pakai apa belinya kalau kami tak kerja. Hati kami menangis mendengar anak-anak kami minta beli sesuatu yang pengen dia makan tapi kami tidak punya pemasukan/uang," tulis akun FB Titin.

Menindaklanjuti keluhan warga, Lurah Punggaloba, Hasman Dani, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibentuknya atas inisiatif sendiri, menghubungi akun itu dan mendatangi alamatnya.

Baca juga: Masyarakat Kecil Mulai Panik tak Bisa Bayar Kontrakan

TRC yang melibatkan sejumlah pejabat kelurahan dan kecamatan ini, saat ini sudah beranggotakan 10 orang. TRC memantau beranda media sosial Facebook untuk mencari keluhan masyarakat terkait pendistribusian sembako.

TRC bergerak di masyarakat tanpa berkoordinasi dengan lurah setempat. Hal tersebut sengaja dilakukan agar TRC dapat mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya.

"Karena banyak indikasi pak. Apakah karena RT/RW-nya yang tidak teliti dalam pendataan atau memang ada oknum yang hanya ingin nyinyir di medsos," cetusnya.

TRC telah menemukan 5 warga Kota Kendari yang mengeluh tidak mendapatkan bantuan sembako dan menganggap pendistribusian sembako tidak merata.

"11 April kami mulai memantau dan ada beberapa kami temukan keluhan terhadap distribusi. Kami langsung meminta alamat sesuai KTP dan KK. Besoknya, kami menemui mereka," ungkap Hasman.

Baca juga: Buaya Kembali Gegerkan Warga Poleang

Setelah alamat ditemukan, dilakukan pengecekan apakah yang bersangkutan masuk kategori penerima bantuan sembako atau tidak.

"Kalau memang memenuhi kriteria kami serahkan bantuan, kalau tidak kami berikan pemahaman bahwa bantuan ini diutamakan bagi masyarakat kurang mampu," pungkasnya.

Selanjutnya, Hasman akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, atas gagasannya membentuk TRC ini.

 

Reporter: Musdar

Editor: Rani

Baca Juga