Aksi Ormas Tamalaki di Gedung DPRD Kolut Berakhir Ricuh

Muh. Risal H

Reporter Kolaka Utara

Kamis, 15 Juli 2021  /  5:28 pm

Ratusan gabungan ormas Tamalaki saat aksi di depan gedung DPRD Kolut. Foto: Muh. Risal/Telisik

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Aksi gabungan Ormas Tamalaki se Sultra yang berlangsung di gedung DPRD Kolaka Utara (Kolut) berakhir ricuh,  Kamis (15/7/2021).

Kericuhan tersebut dipicu akibat tidak terpenuhinya tuntutan gambungan ormas Tamalaki yang menginginkan semua massa Tamalaki masuk dalam gedung DPRD Kolut.

"Ketua DPRD yang kami hormati, izinkan kami masuk. Kami janji kami tidak akan anarkis," seru ketua Tamalaki Patowonua, Mansiral Usman, SH.

Dalam kerusuhan tersebut, dua anggota Polisi Resort (Polres) Kolut terluka akibat terkena hantaman batu di bagian kepala dan dada.

Dua anggota polres tersebut yakni Beriptu Herianto terkena lemparan batu di dada dan Briptu Ardelan terkena lemparan di bagian kepala.  

Baca Juga: Viral Video Kasatpol PP Bogor Berikan Imbauan PPKM Secara Santun dan Humanis

Baca Juga: Warga Terpapar COVID-19 di Kolaka Terus Meningkat, Total 13 Kasus Kematian

Berdasarkan pantauan Telisik.id, kondisi ke dua anggota polres tersebut mulai membaik dan kembali melakukan pengamanan meski sempat mendapatkan perawatan.

Aksi lempar batu tersebut sempat berlangsung selama hampir 2 jam.

Kini situasi di depan gedung DPRD Kolut mulai kondusif dan gabungan massa ormas Tamalaki mulai membubarkan diri setelah pihak Tamalaki melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian dan pimpinan DPRD Kolut. (C)

Reporter: Muh. Risal

Editor: Fitrah Nugraha