adplus-dvertising

Warga Terpapar COVID-19 di Kolaka Terus Meningkat, Total 13 Kasus Kematian

Muh. Sabil, telisik indonesia
Kamis, 15 Juli 2021
921 dilihat
Warga Terpapar COVID-19 di Kolaka Terus Meningkat, Total 13 Kasus Kematian
Pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan. Foto: Repro sukabumiupdate.com

" Kasus aktif sebanyak 96 orang, dengan rincian 58 orang pasien ODP yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) "

KOLAKA, TELISIK.ID - Selama memasuki bulan Juli 2021, pasien yang terkonfimasi positif COVID-19 di Kabupaten Kolaka setiap harinya terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kolaka per tanggal 13 Juli 2021 pukul 19.30 Wita, total sebanyak 506 orang terkonfimasi positif COVID-19.

Kasus aktif sebanyak 96 orang, dengan rincian 58 orang pasien ODP yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).


Sedangkan 38 orang menjalani perawatan intensif di beberapa fasilitas kesehatan yaitu 28 pasien tanpa gejala di Gedung Sentral Industri Kecil Menengah (SIKIM), Kolaka, 8 pasien di RS Benyamin Guluh, Kolaka, 1 pasien di RSUD Bahteramas, Kota Kendari, 1 pasien di RSUD Abunawas, Kota Kendari.

Jubir Vaksinasi COVID-19 Kolaka, dr H Azis Amin, MARS saat dikonfirmasi mengatakan, selain 38 pasien yang dalam perawatan, total sudah ada 13 kasus kematian selama tahun 2021 ini, sedangkan jumlah pasien sembuh mencapai 480 orang.

"Secara keseluruhan dari 12 kecamatan di Kabupaten Kolaka, sekira 60% atau tujuh kecamatan masuk kategori zona kuning, dua kecamatan zona oranye, dan tiga kecamatan zona hijau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Drs Harun Masirri, Apt, M.Kes mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya bersama Pemkab Kolaka gencar melakukan sosialisasi penerapan prokes di tengah masyarakat.

"Kami lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman agar terus menerapkan prokes terutama 3M, berusaha menjaga diri dan menjaga orang lain," terang Harun Masirri.

Baca Juga: Indonesia Bakal Terima 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 dari Pfizer

Baca Juga: Ketua DPR-RI Tegaskan Vaksin Gotong Royong Tidak Boleh Pakai Dana APBN

Harun Masirri mengatakan, selain melakukan sosialisasi di tengah masyarakat, juga perlu adanya tindakan pencengahan secara promotif dan preventif guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kolaka.

Sementara itu, Humas Dinkes Kolaka, Nasruddin, SKM, MPH mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Kolaka agar selalu mematuhi instruksi pemerintah daerah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

"Tetap patuhi instruksi dari pemerintah sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, karena sesungguhnya itu untuk melindungi kita dan orang-orang di sekitar kita," kata Nasruddin. (A)

Reporter: Muh Sabil

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga