Dewan Terima Aduan Bedah Rumah Tidak Tepat Sasaran

Sunaryo

Reporter Muna

Jumat, 02 Oktober 2020  /  8:32 pm

Ketua Komisi III DPRD Muna, Irwan. Foto: Sunaryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Muna menuai masalah. Program bedah rumah senilai Rp 17,5 juta per Kepala Keluarga (KK) itu diduga tidak tepat sasaran. Warga yang masuk dalam daftar, malah dicoret dan diganti oleh orang lain.  

Hal tersebut seperti yang terjadi di Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna. Di semua desa, para penerima diganti dengan orang lain. Buntutnya, warga merasa keberatan dan mengadukan persoalan tersebut ke DPRD setempat.

Irwan, Ketua Komisi III DPRD Muna mengaku sudah memproses aduan warga tersebut dengan memanggil Dinas Pemukiman dan Perumahan. Namun sayangnya, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Dinas Pemukiman dan Perumahan tak membawa data penerimaan bantuan itu.  

Baca juga: Pemda Muna Gelontorkan Rp 300 Juta Buat Peningkatan Jalan di Kawasan Kontu Barat

"Kita sudah minta datanya untuk dicocokkan, tapi instansi terkait tidak bisa membawa data dengan dalih dipegang sama Korvasnya," kata Irwan, Jumat (2/10/2020).

Karena tidak adanya data penerima bantuan, dewan terpaksa menunda RDP. Komisi III akan mengagendakan ulang pada Senin (5/9/2020). Dewan sendiri akan terus mengejar persoalan yang telah merugikan warga itu.

"Intinya, kita akan terus kawal persoalan ini. Kasihan warga yang sudah terdata, tiba-tiba dicoret," pungkas politisi Hanura itu. (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali