Finalis Duta Maritim Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara Kampanye Kawasan Tanpa Rokok

Wiwik Prihastiwi

Reporter

Rabu, 16 Agustus 2023  /  10:09 am

Finalis Duta Maritim Indonesia, Novia Jushu Ramadhani, saat mengikuti kampanye kawasan tanpa rokok di halaman Monas, Jakarta. Foto: Ist.

WAKATOBI, TELISIK.ID - Novia Jushu Ramadhani, finalis Duta Maritim Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara telah mengambil inisiatif luar biasa dalam kampanye kawasan tanpa rokok dan sampah plastik.

Peserta Duta Maritim Indonesia angkatan 3, bersama Aspeksindo menggelar kegiatan Kampanye Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dilaksanakan di halaman Monas, Jakarta atau pada saat Car Free day, Minggu (13/8/2023).

Novia menuturkan, langkah berani yang telah ia lakukan merupakan bagian dari upayanya untuk membangkitkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan maritim Indonesia.

Dengan latar belakang sebagai pemuda yang peduli terhadap lingkungan, Novia menyadari bahwa pencemaran lingkungan, termasuk akibat dari pembuangan sampah rokok dan plastik yang dapat merugikan kehidupan bawah laut yang begitu berharga.

Baca Juga: Mahasiswi Asal Wakatobi Lolos Sekolah Duta Maritim Indonesia 2023

Oleh karena itu, Novia merasa hal tersebut sangat penting untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan rokok serta limbah plastik dan menyadari dampak negatifnya terhadap lautan yang kaya akan keanekaragaman hayati.

"Kita tidak boleh melupakan betapa berharganya lautan bagi negara kita. Keindahan alam dan keberagaman hayati yang kita miliki adalah harta yang perlu kita jaga bersama. Kampanye kawasan tanpa rokok dan plastik merupakan langkah awal kita untuk merawat lingkungan yang kita cintai," ucapnya, Rabu (16/7/2023).

Baca Juga: Duta Wisata Sulawesi Tenggara 2023, Pemuda Asal Buton Utara Siap Bersaing di Kancah Nasional

Melalui kampanye tersebut, Novia telah membuktikan bahwa tindakan nyata dapat dimulai dari setiap individu. Ia berharap semoga inisiatif yang telah ia lakukan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berkontribusi dalam menjaga keindahan dan keberlanjutan alam laut Indonesia.

Melansir mediaindonesia.com, dampak buruk rokok tidak hanya dari asapnya yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya. Penelitian terbaru menemukan, puntung rokok dapat menyebarkan ribuan racun dan serat plastik yang berbahaya bagi lingkungan.

Nyatanya, setiap tahun diperkirakan terdapat sekitar 4,5 triliun puntung rokok yang berakhir menjadi sampah dan mengotori lingkungan. Sebuah penelitian yang dilakukan Jenna Jambeck dari University of Georgia menyatakan Indonesia adalah negara penyumbang sampah ke laut terbanyak kedua, setelah Tiongkok. Dari 187,2 juta ton sampah yang berakhir di laut tersebut, 52 juta di antaranya sampah puntung rokok. (B)

Penulis: Wiwik Prihastiwi

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS