Hugua Dukung Investasi Jati Nuklir di Muna

Kardin

Reporter

Selasa, 09 Maret 2021  /  11:14 pm

Anggota DPR RI Dapil Sultra, Hugua saat menghadiri penanaman pohon Jati Nuklir di Kabupaten Muna. Foto: Ist

KENDARI, TELISIK.ID - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) selain dikenal memiliki keberagaman budaya, Sultra juga dikenal memiliki sumber daya alam (SDA) yang begitu melimpah.

SDA dimaksud mulai dari sektor industri, pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata.

Potensi itu membuat Sultra menjadi salah satu provinsi tujuan utama bagi investor lokal maupun asing.

Terbukti dengan hadirnya investasi jati nuklir di Kabupaten Muna yang dilakukan oleh PT Sere Raya Agri (SRA). Jati nuklir tersebut ditanam di lahan seluas 18 ribu hektar.

Di tahap awal, tahun ini PT SRA akan menanam jati nuklir seluas 5 ribu ha di Desa Lakologou Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna.

Baca juga: Masuk Proyek Strategis Nasional Smelter, PT CNI Kerjasama Tiga BUMN

Hadir dalam acara simbolis penanaman pohon jati nuklir di Desa Lakologou, Anggota DPR RI Dapil Sultra, Ir Hugua menyampaikan dukungan dan apresiasinya kepada menteri LHK dan PT SRA yang telah melakukan investasi di Muna.

"Terimakasih pada menteri dan perusahaan yang telah mendedikasi untuk berinvestasi di Pulau Muna. Saya juga apresiasi keberanian PT Sele Raya Agri," ujar Anggota DPR RI, Hugua dalam sambutannya belum lama ini.

Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu mengatakan, penanaman pohon jati nuklir ini dapat mengembalikan kebesaran Muna sebagai penghasil Jati terkemuka Indonesia.

Di samping itu, hal tersebut juga dapat melestarikan alam, ramah lingkungan dan pastinya sangat bernilai ekonomi utamanya bagi warga yang mendiami Kabupaten Muna.

Kata politisi PDIP itu, dengan Kayu Jati, Kabupaten Muna dapat menyumbangkan devisa kepada negara dan juga merupakan salah satu bentuk ekonomi hijau yang menjadi tren dunia ke depan.

"Maka dari itu saya sebagai masyarakat Sultra mengucapkan terimakasih kepada perusahaan yang mau berinvestasi di Muna," tuturnya.

Baca juga: Bupati Sayangkan Monumen Pesawat Tempur Sebagai Icon Muna Dicoret-coret

Ia juga mengatakan dengan masuknya investasi ke Muna oleh PT Sele Raya Agri, maka dapat dipastikan investor lain akan berdatangan.

"Hanya investor gila yang mau berinvestasi ke daerah kepulauan. Tapi itu terjadi, yaitu PT Sele Raya Agri. Perusahaan keren, Bupati Muna lebih keren, dan rakyat Muna paling keren," sanjungnya.

Dengan penanaman jati ini kata dia, maka hutan menjadi hijau dan melahirkan green produk untuk menekan emisi karbon sebanyak 30 persen yang disetujui pemerintah Indonesia pada komitmen Paris.

"Maka Muna ke depan akan membawa kesejukan bagi dunia. Maka dunia akan memberikan banyak investasi ke Muna," yakinnya.

Untuk diketahui, acara penanaman pohon dihadiri oleh rombongan Direktur Bina Kehutanan yang ditunjuk mewakili Menteri LHK DR Siti Nurbaya, tiba di Muna pada Senin (8/3/2021), sekira pukul 09.45 Wita menggunakan speedboat dari Kota Kendari.

Rombongan tiba bersama Direktur PT Sele Raya Agri, Juchiro Tampi dan rombongan serta Kadishut Provinsi Sultra bersama rombongan. (B)

Reporter: Kardin

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS