SKO Sulawesi Tenggara Bangkit dan Target Loloskan Atlet ke PON 2028
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Rabu, 07 Januari 2026
0 dilihat
Kepala SKO Sulawesi Tenggara, Sujarwin. Foto: Ana Pratiwi/Telisik
" SMAN Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara mulai menunjukkan kebangkitan prestasi setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 "

KENDARI, TELISIK.ID - SMAN Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara mulai menunjukkan kebangkitan prestasi setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Pada 2024, pembinaan atlet kembali berjalan, dan pada 2025 SKO menargetkan prestasi yang lebih konsisten hingga menembus level nasional.
Kepala SMAN Keberbakatan Olahraga Sultra, Sujarwin, mengatakan SKO sejak awal dirancang sebagai sekolah pengembangan atlet daerah. Namun, pandemi sempat menghentikan hampir seluruh proses pembinaan dan kompetisi.
“Walaupun belum semua sampai level nasional, ini sudah menunjukkan bahwa SKO mulai bangkit,” ujar Sujarwin kepada telisik.id, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: BPJS Kesehatan Buktikan Manfaat JKN, Pasien Adhika Jalani Pengobatan Tanpa Biaya
Sejumlah prestasi berhasil dicatat SKO Sultra dalam dua tahun terakhir. Salah satunya dari atlet cabang atletik lewat Aidil Syawal (17).
Aidil meraih medali perak pada Kejuaraan Nasional Sentra Pembinaan Olahragawan Muda (SPOM) cabang atletik di Gelanggang Olahraga Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, pada 16–19 Oktober 2025 lalu.
Selain atletik, cabang pencak silat juga mencatat tiga medali emas dan tiga perunggu pada kejuaraan tingkat provinsi di Kolaka. Sementara cabang sepak takraw meraih medali perunggu pada kejuaraan nasional yang digelar di Jakarta.
Meski demikian, Sujarwin menegaskan pihaknya sangat selektif dalam mengategorikan prestasi. Tidak semua juara daerah langsung diklaim sebagai prestasi nasional.
“Bagi kami, prestasi yang diakui adalah yang melalui seleksi resmi dan kompetisi berjenjang,” tegasnya.
Saat ini cabang atletik menjadi andalan utama SKO Sultra karena dinilai paling konsisten mengikuti kejuaraan dan menunjukkan progres signifikan. Di sisi lain, cabang pencak silat dan sepak takraw terus dikembangkan sesuai agenda kompetisi yang tersedia.
Untuk memperkuat pembinaan, SKO Sultra juga berencana menambah cabang olahraga baru, yakni tenis meja dan softball, yang akan mulai diprogramkan pada 2026.
Baca Juga: Akses Jalan Pelabuhan Rusak Paksa Ratusan Sopir Truk Kontainer di Kendari Menganggur
Menatap 2026, Sujarwin menargetkan sedikitnya 60 persen siswa SKO dapat tampil pada Pekan Olahraga Daerah (Porda). Ia juga berharap satu hingga dua atlet mampu menembus Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan mewakili Sultra.
“SKO ini dibentuk atas nama Sulawesi Tenggara. Target kami bukan sekadar juara kabupaten atau provinsi, tetapi membawa nama daerah di tingkat nasional,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, SKO Sultra mendorong peningkatan intensitas latihan serta pelaksanaan Training Center (TC) ke daerah dengan fasilitas olahraga yang lebih lengkap.
Selain itu, pelatih juga direkrut dari mantan atlet nasional dan dikirim mengikuti pelatihan kepelatihan agar program latihan semakin terukur dan kompetitif. (C-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS