Kenalkan Berbagai Bidang Profesi, Komunitas KIK Ajak Sejumlah Murid SD ke Basarnas Kendari

Apriliana Suriyanti

Reporter

Kamis, 17 Februari 2022  /  11:10 pm

Tim Basarnas saat memperkenalkan alat penyelamatan kepada siswa SDN 32 Kendari. Foto: Via/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Komunitas Kawan Inspirasi Kendari (KIK) yang bergerak dalam bidang pendidikan kali ini mengadakan kegiatan Study Tour untuk siswa Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Kendari.

Kegiatan Study Tour kali ini dilakukan di Basarnas Kota Kendari, Kamis (17/2/2022) dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari SDN 32 Kendari.

Penanggung jawab kegiatan Study Tour SDN 32 Kendari Goes to Basarnas, Novi Alviana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai profesi kepada para siswa SD secara langsung di tempat kerja para profesional.

"Sebenarnya ini kembali ke visi-misi Kawan Inspirasi Kendari bahwa kami ingin mengenalkan berbagai profesi kepada adik-adik SD, nah jadi dengan kegiatan Study Tour ini mereka bisa secara langsung mendapatkan informasi mengenai dunia kerja secara otentik, aktual, dan kontekstual," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, kegiatan Study Tour ini dibagi menjadi 3 kelompok, di mana tiap kelompok terdiri dari 10 orang. Setiap kelompok tersebut akan di rolling untuk mendapatkan 3 materi dari tim Basarnas Kendari.

“Jadi mereka dirolling untuk masuk di setiap posko materi. Jadi posko pertama itu ada perkenalan alat atau perlengkapan penyelamatan, kedua cara dasar untuk menangani luka, dan yang ketiga itu cara mempersiapkan perahu karet untuk menyelamatkan bencana seperti banjir," jelas Novi.

Baca Juga: Perkuliahan Semester Genap di UHO Kendari Dilakukan Secara Offline

Untuk diketahui, Komunitas KIK berdiri sejak tahun 2017 dan memiliki dua sasaran utama, yaitu untuk relawan yang merupakan professional dari berbagai profesi dan untuk siswa-siswa yang diajar oleh para relawan.

Baca Juga: Jurusan Ilmu Hukum Miliki Kouta Terbanyak Jalur SNMPTN UHO

KIK menjadi wahana bagi sekolah dan siswa untuk belajar dari para profesional, serta agar para profesional, khususnya kelas menengah secara lebih luas, dapat belajar mengenai kenyataan dan fakta mengenai kondisi pendidikan di Indonesia. (C)

Reporter: Apriliana Suriyanti

Editor: Kardin