Pelajar Tewas Mengenaskan, Tiga Orang Saksi Diperiksa

Reza Fahlefy

Reporter Medan

Kamis, 23 Juni 2022  /  5:35 pm

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasubbid Penmas Kompol Herwansyah. Foto:nReza Fahlefy/Telisik

MEDAN, TELISIK.ID - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara bersama Polres Langkat membentuk tim untuk mengungkap kasus kematian Alda Septianda Sari, pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) yang tewas diduga diperkosa dan dibunuh.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu.

"Tim sudah dibentuk, untuk mengungkap kasus kematian korban yang diketahui warga Jalan Besitang, Gang Manggis, Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat," kata Tatan, ditemui awak media di Masjid Raya Medan, Kamis (23/6/2022).

Untuk kematian korban, polisi sudah membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Untuk dilakukan autopsi terkait penyebab kematiannya.

"Kita tunggu hasil autopsi keluar dari rumah sakit ya. Saat ditemukan, korban dalam keadaan telentang dan tidak memakai celana dalam serta bagian kepalanya luka. Kasus ini masih kami selidiki," terangnya.

Baca Juga: Pelajar Wanita Ini Ditemukan Tewas Tak Pakai Celana Dalam, Diduga Diperkosa dan Dibunuh

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Joko Sumpeno ketika dikonfirmasi awak media mengaku bahwa tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Langkat dan Polda Sumatera Utara sedang bekerja mencari pelakunya.

"Pelakunya akan dilidik, kasus ini masih terus dikembangkan," ungkapnya.

Sejumlah saksi telah dilakukan pemeriksaan. Termasuk orang tua korban dan yang melihat korban sebelum menghilang.

"Jadi, awalnya korban diketahui menghilang atau tidak pulang. Kemudian, pihak keluarga membuat laporan hilang. Orang yang melihat korban sebelum dinyatakan menghilang dan orang tua korban sudah diambil keterangan untuk proses lebih lanjutnya. Ada tiga orang yang diperiksa sampai hari ini," terangnya.

Baca Juga: Pengacara Razman Arif Nasution Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Sebagaimana diketahui, wanita ini masih dibawah umur, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, sebagian tubuhnya sudah dipenuhi dengan belatung. Dia tergeletak di Komplek Sanggar Pramuka PT Pertamina Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat, Selasa 21 Juni 2022 malam.

Saat ditemukan di lokasi kejadian, korban sudah tidak menggunakan celana dalam atau celana dalamnya berada di kaki sebelah kiri. Kemudian, bagian kepala sudah menjadi tengkorak, bra atau BH korban terbuka di posisi diatas payudaranya.

Ketika ditemukan, korban masih menggunakan rok sekolah dan tanpa menggunakan baju. Tulang tengkorak kepala pada pelipis sebelah kiri pecah dan diatas kepala mayat ada pecahan batu sebanyak 7 buah. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Musdar