Terbaru Isyana Sarasvati, Berikut Deretan Musisi Dunia Disebut Terikat Satanisme dan Illuminati

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 14 Mei 2026
0 dilihat
Terbaru Isyana Sarasvati, Berikut Deretan Musisi Dunia Disebut Terikat Satanisme dan Illuminati
Isyana Sarasvati jadi sorotan publik terkait tudingan satanisme yang ramai diperbincangkan di media sosial. Foto: Repro MI

" Isyana Sarasvati tidak memberikan penjelasan panjang "

JAKARTA, TELISIK.ID - Isyana Sarasvati kembali menjadi sorotan publik setelah tudingan satanisme viral, bersamaan dengan deretan musisi lain yang pernah dikaitkan dengan simbol Illuminati dan kontroversi serupa tersebut.

Isu tersebut mencuat setelah potongan visual dalam video musik “Abadhi” menampilkan simbol mata satu yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian warganet mengaitkan elemen visual itu dengan simbol yang kerap diasosiasikan dengan Illuminati dan satanisme.

Perdebatan di ruang digital kemudian meluas dan tidak hanya berhenti pada karya Isyana. Diskusi juga berkembang ke sejumlah musisi lain, baik dari Indonesia maupun mancanegara, yang pernah mengalami hal serupa terkait interpretasi simbol dalam karya seni mereka.

Isyana Sarasvati dan respons singkat

Melansir dari Tribunnews, Kamis (14/5/2026), dalam merespons isu yang berkembang, Isyana Sarasvati tidak memberikan penjelasan panjang. Ia hanya membagikan potongan lirik melalui media sosial yang bernuansa reflektif tanpa menyebut langsung polemik yang terjadi di ruang publik.

Suami Isyana, Rayhan Maditra Indrayanto, turut menanggapi perbincangan tersebut melalui akun media sosialnya. Ia menilai bahwa perbedaan tafsir terhadap karya seni merupakan hal yang kerap terjadi, terutama ketika karya tersebut mengusung konsep visual yang simbolik dan tidak langsung.

Kontroversi ini muncul bersamaan dengan aktivitas musik Isyana dalam proyek album kelimanya bertajuk Eklektiko, yang dikenal menampilkan eksplorasi musikal dan visual yang lebih luas dibanding karya sebelumnya.

Kasus serupa di Indonesia

Isu simbol dan interpretasi visual juga pernah menyeret musisi lain di Indonesia. Salah satunya adalah Hindia, nama panggung dari Baskara Putra, yang sempat menjadi perbincangan publik setelah cuplikan konsernya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, penggunaan properti panggung seperti penutup mata dan visual panggung tertentu memicu interpretasi sebagian warganet yang mengaitkannya dengan simbol okultisme. Namun, dalam penjelasan yang beredar, konsep tersebut disebut sebagai bagian dari tema pertunjukan yang terinspirasi mitologi.

Baca Juga: BPS Buka Rekrutmen Jumbo Mitra Sensus Ekonomi 2026, Berikut Syarat Khusus dan Alurnya

Deretan musisi dunia yang pernah dikaitkan

Sejumlah musisi internasional juga pernah dikaitkan dengan isu serupa, umumnya karena penggunaan simbol, konsep panggung, atau visual artistik yang dianggap kontroversial oleh sebagian kalangan.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Marilyn Manson

Nama Marilyn Manson pernah dikaitkan dengan Church of Satan setelah pernyataan dalam autobiografinya. Namun, klaim tersebut juga pernah dibantah oleh pihak terkait.

2. Lady Gaga

Lady Gaga pernah menjadi sorotan setelah muncul rumor terkait simbolisme dalam penampilan panggung dan video musiknya.

3. Jay-Z dan Beyoncé

Keduanya pernah dituding terkait simbol tertentu dalam pertunjukan dan lirik lagu, meski tidak ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.

4. Iron Maiden

Album The Number of the Beast menjadi salah satu karya yang pernah menuai kontroversi karena ilustrasi visualnya.

5. Madonna

Madonna pernah menuai kritik atas penggunaan simbol keagamaan dalam video klip Like a Prayer.

6. Black Sabbath

Grup musik ini juga kerap dikaitkan dengan tema gelap dalam karya mereka, meskipun hal tersebut merupakan bagian dari identitas musik.

Apa itu satanisme dalam literatur

Mengacu pada berbagai literatur sejarah dan kajian budaya, satanisme merupakan istilah yang merujuk pada sistem keyakinan atau pandangan tertentu yang menggunakan simbol Setan dalam konteks filosofis maupun religius.

Dalam perkembangannya, satanisme modern mulai dikenal luas setelah berdirinya Church of Satan pada 1966 di Amerika Serikat. Secara umum, terdapat dua pendekatan utama dalam memahami satanisme, yaitu teistik dan ateistik.

Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Ditutup 70 Hari, Cadangan Minyak Global Terkuras 1 Miliar Barel

Aliran teistik memandang Setan sebagai entitas yang disembah dalam praktik tertentu. Sementara aliran ateistik tidak memandang Setan sebagai sosok nyata, melainkan simbol yang digunakan untuk mengekspresikan perlawanan terhadap norma atau struktur tertentu.

Simbol yang sering dikaitkan dengan satanisme antara lain Baphomet serta pentagram berbentuk bintang lima dalam lingkaran. Namun dalam konteks seni dan hiburan, simbol-simbol tersebut juga kerap digunakan sebagai bagian dari ekspresi visual dan estetika panggung tanpa merujuk pada keyakinan tertentu.

Penutup isu di ruang publik

Perkembangan isu yang mengaitkan simbol dalam karya musik dengan interpretasi tertentu menunjukkan dinamika antara karya seni dan persepsi publik di ruang digital. Diskusi ini terus berkembang seiring dengan cepatnya penyebaran konten di media sosial, terutama ketika potongan visual dipisahkan dari konteks pertunjukan secara utuh. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga