Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka? MenPAN-RB Beber Proses Masih Dikebut Pemerintah

Ahmad Jaelani

Reporter

Sabtu, 25 Juli 2026  /  9:05 am

MenPAN-RB, Rini Widyantini, menjelaskan rekrutmen CPNS 2026 masih menunggu perhitungan anggaran dan kesiapan fiskal. Foto: Repro Menpan

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah belum menetapkan jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) masih melakukan penghitungan anggaran, kesiapan fiskal, serta kebutuhan aparatur sebelum proses rekrutmen diumumkan secara resmi.

MenPAN-RB, Rini Widyantini mengatakan, pihaknya telah mengirim surat kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membahas perhitungan anggaran yang diperlukan dalam pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun depan.

Menurut Rini, pembahasan tersebut menjadi bagian dari tahapan yang harus diselesaikan agar proses rekrutmen berjalan sesuai kemampuan fiskal negara sekaligus memenuhi kebutuhan aparatur di setiap instansi pemerintah.

"Ya kita juga sudah bersurat kepada Menteri Keuangan mengenai perhitungan-perhitungan (anggaran), kesiapan fiskal dan sebagainya," kata Rini saat ditemui di Kantor Kemenpan RB, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Kompas, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah belum dapat memastikan waktu pelaksanaan seleksi karena seluruh kebutuhan masih dihitung secara menyeluruh. Perhitungan itu tidak hanya menyangkut ketersediaan anggaran, tetapi juga jumlah pegawai yang dibutuhkan pada masing-masing kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Jumlah PNS Terus Menyusut, Pemerintah Godok Seleksi CPNS dan PPPK 2026

Rini menegaskan pemerintah tidak ingin terburu-buru membuka rekrutmen sebelum seluruh data kebutuhan aparatur benar-benar selesai dipetakan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah jumlah aparatur yang memasuki masa pensiun dan kebutuhan pengisian formasi pada setiap instansi.

"Kan harus hitung dulu. Apakah akan diisi secara keseluruhan dari yang jumlah yang pensiun atau bagaimana," ujarnya.

Selain menghitung jumlah formasi, Kemenpan RB juga sedang memetakan kompetensi jabatan yang diperlukan. Seluruh instansi pemerintah telah diminta menyampaikan kebutuhan kompetensi sesuai tugas dan fungsi masing-masing sehingga formasi yang dibuka benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.

Rini menuturkan penyusunan formasi tidak hanya berorientasi pada jumlah pegawai, melainkan juga mempertimbangkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

"Kita sudah meminta kepada seluruh instansi pemerintah jumlah kebutuhan. Kebutuhan itu bukan soal jumlah, tapi kompetensi yang dibutuhkan, kita sesuaikan," ujar Rini.

Lebih lanjut, ia mengatakan penyusunan formasi CPNS 2026 juga akan diselaraskan dengan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, usulan kebutuhan dari setiap instansi akan dikaji kembali sebelum pemerintah menetapkan jumlah formasi yang akan dibuka.

"Instansi pemerintah sudah menyampaikan, dan tentunya juga saya harus memperhatikan formasi untuk program prioritas Bapak Presiden," katanya.

Baca Juga: Jadwal CAT CPNS dan PPPK 2026 Keluar, Berikut Dokumen hingga Ketentuan Pakaian Peserta

Meski jadwal pembukaan seleksi belum dapat dipastikan, Rini memastikan pemerintah tetap mempersiapkan pelaksanaan rekrutmen CPNS pada 2026.

Namun, keputusan mengenai waktu pelaksanaannya masih bergantung pada hasil perhitungan anggaran, kesiapan fiskal, dan pemetaan kebutuhan aparatur di seluruh instansi pemerintah.

"Jadi, Insya Allah tentunya CPNS itu tetap menjadi program atau kita siapkan, tapi kapannya kita belum bisa jawab karena kita kan harus hitung," tutupnya. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS