STIE 66 Kendari Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Siapkan Beragam Beasiswa dan Asuransi
Reporter
Sabtu, 13 Juni 2026 / 7:48 pm
STIE 66 Kendari buka pendaftaran dengan menawarkan berbagai program beasiswa, perlindungan asuransi, hingga peluang magang industri ke luar negeri. Foto: Gusti Kahar/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam (STIE 66) Kendari kembali membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Pada gelombang kedua, kampus tersebut menawarkan berbagai program beasiswa, perlindungan asuransi, hingga peluang magang industri sebagai daya tarik bagi calon mahasiswa.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru STIE 66 Kendari tahun akademik 2026/2027, Dr. Muh Nur, S.E., M.Si, mengatakan penerimaan mahasiswa baru dibagi dalam dua gelombang.
Pada gelombang pertama, sebanyak 252 calon mahasiswa telah dinyatakan lulus. Sementara pendaftaran gelombang kedua akan dibuka mulai 20 Juni hingga 14 Agustus 2026.
"Kami menargetkan penerimaan mahasiswa baru sesuai kuota yang telah ditetapkan, yakni 1.120 mahasiswa untuk program sarjana (S1) dan 150 mahasiswa untuk program magister (S2)," ujar Muh Nur saat konferensi pers di Kampus STIE 66 Kendari, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, calon mahasiswa dapat memilih dua metode pendaftaran, yakni secara online maupun offline.
Untuk pendaftaran online, calon mahasiswa dapat mengakses laman resmi kampus melalui website STIE 66 Kendari, stie-66.ac.id. Sedangkan pendaftaran offline dapat dilakukan langsung di kampus dengan membawa dokumen persyaratan yang telah ditentukan.
"Syarat pendaftarannya cukup menyiapkan ijazah atau SKHUN, KTP atau surat domisili, kartu keluarga, serta pas foto ukuran 3x4 dan 3x2," jelas Muh Nur.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan (YAPDIK) STIE 66 Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M., mengungkapkan, perguruan tunggi ini terus meningkatkan kapasitas dan fasilitas pendidikan untuk menunjang proses belajar mahasiswa.
Ia menilai, salah satu keunggulan STIE 66 Kendari dibanding perguruan tinggi swasta lainnya adalah suasana kekeluargaan yang kuat, masa studi yang relatif cepat, serta dukungan fasilitas yang memadai.
Selain itu, STIE 66 Kendari juga menjadi salah satu perguruan tinggi swasta penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak di Sulawesi Tenggara dengan jumlah penerima mencapai sekitar 700 mahasiswa.
Kampus ini juga bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah dalam penyediaan beasiswa pendidikan, di antaranya Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan Konawe Utara.
Khusus mahasiswa asal Konawe Utara, seluruh mahasiswa memperoleh dukungan beasiswa dari pemerintah daerah setempat.
Tak hanya itu, mahasiswa STIE 66 Kendari juga berkesempatan memperoleh berbagai beasiswa lain, seperti beasiswa Bank Indonesia dan sejumlah program bantuan pendidikan lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa, STIE 66 Kendari juga memberikan perlindungan asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa bagi seluruh mahasiswa aktif melalui kerja sama dengan Yasindo Syariah dan Bumida.
Perlindungan tersebut berlaku sejak mahasiswa dinyatakan aktif hingga menyelesaikan masa studi. Nilai santunan yang diberikan mencapai Rp 25 juta hingga Rp 50 juta untuk mahasiswa program sarjana.
Ichsanuddin mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi maupun musibah.
"Mahasiswa kami sangat tekun dalam menjalani perkuliahan. Karena itu kami berusaha meringankan beban mereka melalui program STIE 66 Peduli. Pernah ada mahasiswa yang rumahnya mengalami kebakaran dan kami membantu meringankan bebannya," ungkapnya.
Ichsanuddin menambahkan, kampus juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa penyandang disabilitas.
"Kami juga membantu mahasiswa disabilitas. Bahkan ada mahasiswa yang kehilangan kaki dan kami membantu menyediakan kaki palsu agar dapat menjalani proses akademik dengan lebih baik," tambahnya.
Baca Juga: 66 PPPK Kendari Ditempa Lewat MOOC, Sudirman Ingatkan Integritas dan Kompetensi ASN
Di sisi lain, Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kampus terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyesuaikan kurikulum terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
STIE 66 Kendari juga telah membuka program magang industri strategis, termasuk peluang magang di luar negeri bagi mahasiswa pada bidang ilmu ekonomi dan bisnis.
"Ini yang menjadi pembeda dengan kampus lain. Kami memiliki banyak program beasiswa dan terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan digital serta kebutuhan masyarakat," tegas Abdul Aziz.
Kata Abdul Aziz, saat ini STIE 66 Kendari mempunyai fasilitas sembilan ruang kelas baru dan menerapkan sistem perkuliahan tiga sesi, yakni pagi, siang, dan sore, guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Ia berharap berbagai program yang ditawarkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan fasilitas dan jaminan pendidikan yang memadai. (A)
Penulis: Wa Ode Marfat
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS