YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Bulan Dzulhijjah adalah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT. Dzulhijjah memiliki keistimewaan karena di dalamnya terdapat amalan yang diagungkan Nabi di antaranya berpuasa, berkurban, dan salat Idul Adha.
Bulan Dzulhijjah, termasuk bulan yang istimewa, karena memiliki banyak keutamaan di dalamnya. Beberapa peristiwa penting terjadi di bulan ini, seperti diampuninya Nabi Adam Alaihisalam oleh Allah SWT, Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan, hingga lahirnya Nabi Musa dan Nabi Isa.
Di bulan ini, Muslim dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan penting. Memasuki bulan Dzulhijjah, ada beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan oleh umat muslim untuk meraih pahala. Sebagai muslim yang senantiasa mengharapkan ridha Allah SWT, tentu tidak akan menyia-nyiakan bulan yang satu ini. Hingga Allah SWT mengabadikannya dalam satu surat Al-Qur'an, yaitu ayat kedua dari Surat Al-Fajr juz 30.
Disunnahkan bagi umat muslim untuk melaksanakan puasa pada sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah. Termasuk juga puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah dan juga puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah.
Dari Ummul Mukminin, Hafshah radliallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa asyura, sembilan hari pertama Dzulhijjah dan tiga hari tiap bulan. (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Ahmad, dan disahihkan Al-Albani).
