adplus-dvertising

Barcelona, Madrid, dan Juventus Serang UEFA

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Kamis, 27 Mei 2021
714 dilihat
Barcelona, Madrid, dan Juventus Serang UEFA
Pemain Juventus saat menyerang. Foto: Repro google.com

" Alih-alih mencari cara bersama memodernisasi sepak bola lewat dialog terbuka, UEFA malah mengharapkan kami mundur dari proses hukum yang berjalan terkait pertanyaan terhadap monopoli mereka atas sepak bola Eropa "

PARIS, TELISIK.ID - Klub Pendiri European Super League yang masih bertahan yakni Real Madrid, Juventus, dan Barcelona menyerang balik UEFA.

Tiga dari 12 klub pendiri European Super League yang tersisa menyebut UEFA telah melakukan pelanggaran atas rencana mereka untuk memulai penyelidikan disiplin terhadap ketiga klub tersebut.

Dalam pernyataan bersama yang disiarkan di laman resmi ketiga klub itu pada Rabu (26/5) malam, mereka menyatakan UEFA telah melakukan pemaksaan yang terus menerus kepada tiga institusi tersebut yang punya kaitan penting dalam sejarah sepak bola.


"Sikap mengkhawatirkan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap keputusan pengadilan, yang sudah jelas memperingatkan UEFA untuk tidak mengambil tindakan apapun yang berupa hukuman terhadap klub-klub pendiri European Super League selama proses hukum berlangsung," demikian pernyataan tersebut di laman Juventus, Barcelona, dan Real Madrid, dilansir Cnnindonesia.com, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga: Semua Target Tercapai di Juventus, Cristiano Ronaldo Curhat Mungkin Hengkang?

"Oleh karena itu dimulainya proses disiplin oleh UEFA tidak bisa dipahami dan merupakan serangan langsung terhadap supremasi kami, warga Uni Eropa, sekaligus bentuk sikap tidak hormat terhadap otoritas pengadilan," tulis pernyataan yang sama.

Pernyataan tersebut jelas merujuk pada putusan awal dari pengadilan niaga Madrid, Spanyol, pada 20 April lalu, yang menyatakan FIFA, UEFA dan semua federasi sepak bola afiliasinya tidak boleh menempuh "tindakan apapun yang melarang, membatasi, ataupun mengkondisikan apapun" terhadap pembentukan European Super League.

Sementara itu, dilansir Kumparan.com, tiga klub pendiri European Super League itu mengklaim kembali bahwa sejak awal mereka berusaha mencari cara memperbaiki situasi sepak bola Eropa, lewat dialog bersama UEFA dengan tujuan meningkatkan ketertarikan terhadap olahraga itu dan memberikan sajian paling menarik bagi para penggemar.

Baca Juga: PSG Gagal Juara, Mbappe Top Skor Liga Prancis Tiga Musim Beruntun

"Alih-alih mencari cara bersama memodernisasi sepak bola lewat dialog terbuka, UEFA malah mengharapkan kami mundur dari proses hukum yang berjalan terkait pertanyaan terhadap monopoli mereka atas sepak bola Eropa," tulis ketiga klub.

"Barcelona, Juventus dan Real Madrid, semuanya berusia lebih dari satu abad dan tidak akan menerima segala bentuk pemaksaan apapun. Entah kita mau bersama-sama mereformasi sepak bola atau hanya bisa menyaksikan keruntuhannya yang niscaya," tutup pernyataan itu. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga