SMA Negeri 2 Kendari Resmikan Koperasi Gema Smada, Dorong Siswa Belajar Berwirausaha
Erni Yanti, telisik indonesia
Rabu, 12 Agustus 2026
0 dilihat
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, LM Salihin (kiri); Kadis Dikbud (tengah); bersama Kepala SMA Negeri 2 Kendari, Nur Aida (kanan). Foto: Erni Yanti/Telisik
" SMA Negeri 2 Kendari meresmikan Koperasi Gema Smada sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia "

KENDARI, TELISIK.ID - SMA Negeri 2 Kendari meresmikan Koperasi Gema Smada sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peresmian koperasi tersebut sebagai salah satu upaya sekolah dalam memberikan ruang pembelajaran kewirausahaan secara langsung kepada para siswa.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 2 Kendari itu turut dirangkaikan dengan berbagai kegiatan positif dan inovatif, mulai dari drum band, defile, hingga peluncuran sejumlah program sekolah seperti loker gawai dan tempat sampah terpilah.
Kepala SMA Negeri 2 Kendari, Nur Aida, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi siswa untuk menyalurkan bakat, minat, kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Alhamdulillah hari ini kami mengadakan kegiatan 17-an yang dirangkaikan dengan launching Koperasi Gema Smada, loker gawai dan tempat sampah terpilah yang merupakan inovasi sekolah,” ujar Nur Aida.
Baca Juga: Cegah Bullying dan Narkoba di Kampus, FST UMW Gandeng Polda Sultra Perkuat Edukasi Hukum
Ia menjelaskan, pendirian koperasi sekolah sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun sebelumnya. Namun, proses persiapan dan pengembangannya dilakukan secara bertahap hingga akhirnya dapat diresmikan dan mulai dimanfaatkan sebagai wadah pembelajaran bagi siswa.
Menurutnya, setelah peluncuran koperasi, sekolah juga akan melanjutkan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan siswa, baik dalam bidang akademik, nonakademik, olahraga maupun kreativitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Aris Badara, mengapresiasi inovasi yang dilakukan SMA Negeri 2 Kendari. Menurutnya, penerapan loker gawai di sekolah merupakan bagian dari upaya mengatur penggunaan teknologi secara bijaksana, bukan untuk menghilangkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Ia mengatakan, kebijakan pembatasan penggunaan gawai telah diimplementasikan di sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra dengan menyediakan loker melalui berbagai inovasi masing-masing sekolah.
“Kita berharap gawai itu digunakan secara bijaksana karena kita sudah masuk pada era yang memang tidak bisa kita hindari. Ada kebutuhan siswa yang memang menuntut penggunaan gawai, termasuk dalam pembelajaran,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, LM Salihin, menyatakan pihaknya mendukung keberadaan koperasi sekolah karena menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal dunia usaha dan membangun jiwa entrepreneur sejak dini.
Menurutnya, koperasi sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat memenuhi kebutuhan warga sekolah, tetapi juga menjadi laboratorium bagi siswa untuk mempelajari cara berusaha, mengelola koperasi dan memahami prinsip-prinsip perkoperasian.
“Ini bagian daripada pembelajaran kepada siswa untuk bagaimana berusaha dan menjadi entrepreneur. Kami juga ke depan berkolaborasi dengan pendidikan, sedang menyusun bagaimana pendidikan koperasi terintegrasi di mata pelajaran,” ujarnya.
Baca Juga: Finspora 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Kendari, Sinergi Industri Keuangan dan UMKM Diperkuat
Salihin menambahkan, pemahaman tentang koperasi sejak bangku sekolah penting untuk mempersiapkan generasi muda agar tidak asing dengan sistem pengelolaan koperasi ketika nantinya terjun ke masyarakat.
“Sehingga nanti di masyarakat, setelah digaungkan koperasi Merah Putih, mereka sudah tahu ternyata operasional koperasi seperti ini. Jadi mereka tidak buta tentang manajemen perkoperasian secara keseluruhan,” jelasnya.
Dinas Koperasi dan UMKM Sultra juga akan memberikan pendampingan dalam proses pendirian koperasi serta melakukan sosialisasi kepada siswa. Ke depan, pihaknya berharap keberadaan koperasi sekolah dapat diperluas ke SMA dan SMK di seluruh Sulawesi Tenggara.
Program tersebut juga mendapat dukungan melalui kolaborasi dengan program KKN Tematik perguruan tinggi. Kehadiran koperasi di SMA Negeri 2 Kendari diharapkan menjadi wahana pembelajaran langsung bagi siswa mengenai pengelolaan koperasi sekaligus pembinaan mental dan pengembangan jiwa kewirausahaan.
SMA Negeri 2 Kendari dipilih sebagai salah satu lokasi pengembangan karena dinilai memiliki potensi menjadi pilot project bagi pengembangan koperasi sekolah di Sulawesi Tenggara.
Koperasi Gema Smada nantinya diharapkan dapat melayani berbagai kebutuhan warga sekolah, khususnya siswa, sekaligus menjadi ruang praktik bagi mereka untuk belajar mengelola usaha secara nyata. (A-Adv)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS