Bawa Visi UHO Maritim Emas 2045, Dr Herman Siap Benahi 52 Pusat Studi dan Perkuat Hilirisasi Riset

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 30 Juni 2026
0 dilihat
Bawa Visi UHO Maritim Emas 2045, Dr Herman Siap Benahi 52 Pusat Studi dan Perkuat Hilirisasi Riset
Dr Herman memaparkan visi UHO Maritim Emas 2045 dengan fokus reformasi riset dan modernisasi kampus. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" Bakal Calon Rektor Universitas Halu Leo (UHO) periode 2026-2030, Dr. H. Herman siap membawa lompatan besar bagi kampus melalui visi strategis UHO Maritim Emas 2045 "

KENDARI, TELISIK.ID - Bakal Calon Rektor Universitas Halu Leo (UHO) periode 2026-2030, Dr. H. Herman siap membawa lompatan besar bagi kampus melalui visi strategis UHO Maritim Emas 2045.  

Komitmen dan langkah konkret tersebut dipaparkan secara mendalam oleh Dr. Herman di hadapan para panelis dalam forum penyampaian dan pendalaman visi-misi calon rektor yang digelar di Kota Kendari pada Selasa (30/6/2026).  

Melalui peta jalan tersebut, ia berkomitmen mentransformasikan UHO menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang inklusif, adaptif, unggul, berintegritas, serta berdampak langsung bagi kemajuan daerah.

Visi besar UHO Maritim Emas 2045 difokuskan pada pengembangan wilayah pesisir, kelautan, kepulauan, dan perdesaan guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045. Untuk merealisasikan visi tersebut, Dr. Herman telah menyiapkan 7 Misi Strategis dan 5 Janji Utama Kepemimpinan, yang salah satu fokus utamanya adalah pembenahan radikal pada sektor riset, hilirisasi, dan tata kelola profesional (Good University Governance).

Sebagai bukti keseriusannya, Dr. Herman langsung memaparkan langkah taktis terkait penataan lembaga riset di UHO yang dinilai memerlukan penyegaran. Ia menegaskan akan mengoreksi paradigma lama demi mengoptimalkan peran akademisi.

Baca Juga: UMKENDARI Lepas 538 Lulusan 2026, Perkuat Rekam Jejak PTS Terbaik di Sulawesi Tenggara

"Saya sudah memanggil Ketua LPPM untuk mengevaluasi 52 pusat studi yang ada di UHO. Selama ini, ada anggapan keliru seolah pusat studi hanya menjadi tempat 'parkir' bagi pejabat yang tidak terpakai. Melalui evaluasi total ini, puluhan pusat studi tersebut akan kita transformasikan menjadi cikal bakal kelompok riset (research group). Inilah yang akan menjadi ujung tombak hilirisasi penelitian, penguatan kerja sama, sekaligus jawaban langsung atas berbagai keluhan dan kebutuhan Pemerintah Daerah," tegas Dr. Herman.  

Selain mereformasi lembaga riset internal, integrasi antara pemikiran kampus dan kebutuhan masyarakat luas juga diwujudkan melalui inovasi pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN).  

Dr. Herman menjelaskan bahwa model KKN akan dirombak total menjadi berbasis data dan solusi. Mahasiswa tidak hanya membawa program instan, tetapi diwajibkan memotret persoalan riil di lokasi untuk kemudian dikaji di kampus dan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program berkelanjutan seperti Desa Binaan.

Langkah ini selaras dengan pengalaman empiris Dr. Herman saat berada di Fakultas Hukum yang aktif mengawal pendampingan hukum di Konawe Selatan, khususnya dalam mitigasi sengketa agraria dan penanganan tingginya kasus pelecehan seksual.  

Komitmen memajukan marwah akademik ini juga dibuktikannya dengan sukses mengukuhkan 30 Guru Besar sejak Agustus lalu, disertai rencana penyediaan forum diskusi kelembagaan khusus agar pemikiran strategis para profesor tidak mandek di ruang komunikasi informal seperti WhatsApp.

Akselerasi mutu akademik ini juga ditopang oleh modernisasi infrastruktur yang masif dan terukur. Dr. Herman mengimbau agar pembangunan fasilitas mahasiswa tidak dilihat secara parsial melainkan sebagai satu kesatuan yang bertahap.

"Saat ini sudah ada 36 kelas kuliah yang dibagi per fakultas dan telah dilengkapi dengan pengadaan papan tulis pintar (smartboard) serta kursi baru. Fasilitas penunjang untuk Gedung Kuliah Umum (GKU) yang kini menaungi tiga fakultas juga sedang dalam proses instalasi. Semua ini adalah sarana pendukung utama proses pembelajaran," jelasnya.

Pembenahan internal tersebut diimbangi dengan penguatan jejaring eksternal. Sejak dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III), Dr. Herman bergerak cepat menghubungi tokoh alumni seperti Prof. Andi Bahrun dan Pak Mahasen untuk memastikan keaktifan kelembagaan Ikatan Alumni (IKA) UHO.  

Baca Juga: Pemaparan Visi Misi Bakal Calon Rektor UHO Kendari: Prof. Ida Usman Perkenalkan Tagline UHO IMPACT

Ia menegaskan kesiapannya melakukan reorganisasi kepengurusan melalui Musyawarah Nasional (Munas) dalam waktu dekat demi membangun kemitraan strategis yang solid.

Di sisi lain, tata kelola SDM internal juga mendapat perhatian serius lewat rencana penyusunan peta kerja dan analisis beban kerja yang jelas guna mengatasi fenomena penumpukan pegawai (pegawai gemuk) agar distribusi tugas lebih merata.  

Tata kelola ini akan dibalut dengan penguatan nilai iman dan takwa melalui kegiatan transformasi nilai seperti tradisi Halalbihalal, serta dukungan terhadap program strategis pemerintah seperti pendirian Sekolah Garuda yang ditandai dengan aksi simbolis penanaman pohon.

Menutup pemaparannya, Dr. Herman menekankan bahwa seluruh program kerja operasional yang tertuang dalam 10 Program Strategis miliknya telah dipetakan secara presisi agar selaras dengan 12 Indikator Kinerja Utama (IKU) Kementerian dan agenda nasional Asta Cita. Komitmen keterbukaan ini ia buktikan melalui atmosfer demokrasi di Senat UHO yang kini jauh lebih hidup, dinamis, dan bebas intervensi.  

Dengan kepemimpinan yang transparan, berorientasi prestasi, dan berbasis meritokrasi, Dr. Herman optimistis mampu membawa Universitas Halu Oleo menjadi motor penggerak inovasi yang mandiri dan disegani di kancah global.  

Penulis: Ana Pratiwi  

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga