KENDARI, TELISIK.ID - Dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi permasalahan stunting.
Permasalahan ini menjadi perhatian serius karena stunting tidak hanya memengaruhi kesehatan anak, tetapi juga masa depan bangsa. Pada tahun 2024, Pemkot Kendari masih fokus menurunkan angka stunting dengan melanjutkan intervensi yang sudah ada dan menambah program baru.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kendari pada tahun 2023 berada di angka 19,5 persen. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional, sehingga diperlukan upaya ekstra untuk menurunkannya.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Telisik.id, Kamis (12/9/2024), Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, mengungkapkan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk menekan angka stunting hingga berada di bawah rata-rata nasional.
Bahkan, ia menargetkan angka stunting di Kendari bisa mencapai nol. Menurutnya, langkah-langkah intervensi yang dilakukan selama ini harus terus digalakkan dan dipantau secara berkala.
