MUNA BARAT, TELISIK.ID - Belum cukup sebulan dipercaya sebagai penjabat bupati, Dr. Bahri telah menunjukkan progresivitasnya dalam membangun Muna Barat.
Bahri mengungkapkan, dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan pada periode tahun 2023-2026 atau sampai dengan adanya bupati defenitif, sesuai dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD).
"Saya hanya tindaklanjuti apa yang menjadi RPD tahun 2023-2026," ungkapnya, Jumat (24/6/2022).
RPD itu didasari atas permasalahan-permasalahan utama pembangunan yang ada selama ini yaitu rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), rendahnya produksi, produktivitas dan nilai tambah perekonomian daerah, belum optimalnya tata kelola pemerintahan serta belum optimalnya daya saing infrastruktur dan lingkungan.
Juru Bicara Bupati Muna Barat, Fajar Fariki menuturkan bahwa langkah dan terobosan-terobosan yang dilakukan dengan energi 'gas full' tampaknya telah menjadi gaya tersendiri dalam menakhodai pemerintahan dan pembangunan di Jazirah Laworoku.
