adplus-dvertising

Berapa Jam Nabi Muhammad SAW Tidur Malam? Ini Penjelasannya

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 11 September 2021
3492 dilihat
Berapa Jam Nabi Muhammad SAW Tidur Malam? Ini Penjelasannya
Ilustrasi langit pada malam hari. Foto: embunhati.com

" Dalam sebuah hadis sahih disebutkan Rasulullah SAW tidur selalu di awal malam. "

KENDARI, TELISIK.ID - Waktu malam menjadi waktu istirahat yang baik untuk kesehatan tubuh. Nabi Muhammad SAW pun punya kebiasaan di waktu malam.

Namun, jam berapa Nabi Muhammad SAW tidur malam ? Dalam sebuah hadis sahih disebutkan Rasulullah SAW tidur selalu di awal malam.

Dikutip dari berbagai sumber, salah satu hadis yakni dari Abu Ishaq, beliau berkata bahwa beliau menanyakan kepada Al-Aswad bin Yazid tentang perkataan Aisyah mengenai shalat malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Aisyah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur di awal malam dan beliau menghidupkan akhir malam (dengan shalat). Jika beliau memiliki hajat (baca : hubungan badan dengan istrinya), beliau menunaikan hajat tersebut kemudian beliau tidur. Pada adzan shubuh pertama, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk (‘Aisyah tidak mengatakan bahwa beliau bangun). Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menuangkan air (‘Aisyah tidak mengatakan bahwa beliau mandi, dan aku mengetahui apa yang ‘Aisyah maksudkan). Jika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dalam keadaan junub, beliau berwudhu seperti wudhu seseorang yang hendak shalat. Kemudian beliau shalat dua raka’at.” (HR. Muslim, no. 739)

Baca juga: Allah Mengirimkan Malaikat Penjaga Bagi Pencari Ilmu

Baca juga: 7 Sunah yang Dianjurkan Sebelum Berhubungan Badan dalam Islam

Sementara begadang dan tidur larut malam tanpa keperluan maka dianggap perbuatan tercela.

Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari, no. 568)

Melansir laman Rumaysho menjelaskan, Ibnu Baththal rahimahullah menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!” (Syarh Al-Bukhari, Ibnu Baththal, 3:278, Asy-Syamilah).

Untuk diketahui, dikutip dari wikipedia, Muhammad adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam.

Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang dibawa nabi dan rasul sebelumnya. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga