Berat Badan Naik Selama Pandemi, Yuk Turunkan dengan Berlari

Frida Astuti, telisik indonesia
Rabu, 20 Januari 2021
0 dilihat
Berat Badan Naik Selama Pandemi, Yuk Turunkan dengan Berlari
Aktivitas lari kaum milenial. Foto: Repro Google.com

" Anda tidak perlu bergabung dengan gym, menyewa pelatih, atau membeli peralatan atau video. Satu-satunya hal yang Anda perlukan untuk memulai adalah sepasang sepatu lari. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Di rumah saja selama pandemi COVID-19 tak dipungkiri membuat kita jadi semakin kurang beraktivitas.

Terlebih lagi pembatasan aktivitas di ruang publik membuat kita semakin menjadi kaum "mager" alias malas gerak.

Tak sedikit pula dari kamu banyak yang mengeluh berat badan melonjak karena hari-hari di rumah hanya diisi untuk mencoba resep masakan baru dan lalu memakannya. Betul tidak?? Imbasnya tentu, angka timbangan kamu semakin bergerak ke kanan.

Oke! kini banyak diantara kamu yang sudah resah dengan melonjaknya berat badan, dan mulai berpikir untuk melakukan diet ketat seperti mengkonsumsi suplemen.

Padahal, aktivitas fisik sederhana seperti berlari sebetulnya cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan lho! tentunya jika dilakukan secara rutin ya.

Menurut Danny Mackey pelatih lari dari 'Brooks Beasts Running Team' asal Seattle, berlari paling banyak membakar kalori.

"Berlari memberi Anda tingkat pembakaran kalori tertinggi yang bisa Anda dapatkan saat itu," kata Danny Mackey dilansir Telisik.id dari situs Prevention.

Menurut American Council on Exercise, lari membakar kalori paling banyak dari semua jenis olahraga.

Orang seberat 63 Kilogram, misalnya, akan membakar 13,2 kalori per menit saat berlari; bandingkan dengan bermain tenis atau bersepeda yang hanya rata-rata membakar 6,5 kalori per menit.

Disambung Mackey, berlari adalah cara yang sangat mudah untuk memulai rencana penurunan berat badan kamu karena dapat diakses oleh siapa saja kapan saja.

"Anda tidak perlu bergabung dengan gym, menyewa pelatih, atau membeli peralatan atau video. Satu-satunya hal yang Anda perlukan untuk memulai adalah sepasang sepatu lari," sambungnya.

Baca juga: Suka Berbohong? Begini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Mulai Berlari

Lalu bagaimana cara menurunkan berat badan dengan berlari agar efisien. Yang pasti kamu harus memulai lari secara perlahan dan berhati-hati untuk menghindari cedera. Pastikan form lari yang benar dan kamu tidak perlu langsung berlari terlalu cepat.

Pastikan pula kamu menggunakan sepatu khusus lari. Sebab, alas kaki yang tidak tepat bisa memicu shin splint atau nyeri yang dirasakan pada tulang tibia atau tulang kering.

Karena pandemi masih berlangsung, tentunya kamu harus tetap memakai masker saat berlari dan hindari berlari di tempat yang ramai, sebagaimana anjuran protokol kesehatan.

Jadwal Lari untuk Menurunkan Berat Badan

Untuk step awal berlari, bagi kamu yang belum pernah berlari atau sudah lama tidak berlari, Mackey menyarankan untuk memulai dengan perlahan namun tetap berprogres.

Begini jadwal lari sebagaimana yang disarankan Mackey:

Minggu ke 1-2: Mulailah dengan berlari atau jogging selama 1 menit; lalu berjalan selama 1 menit. Lakukan secara bergantian 8 kali selama total 16 menit. Tingkatkan repetisi saat Anda merasa lebih nyaman, coba lakukan setidaknya 3 kali lari per minggu.

Minggu ke-3: Tingkatkan waktu lari kamu menjadi 2 menit, lalu berjalan 1 menit, ulangi pola itu selama total 30 menit.

Minggu ke-4: Coba lari atau joging selama 3 menit, dilanjutkan dengan berjalan 1 menit. Terus perpanjang waktu lari kamu. (C)

Reporter: Frida Astuti

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga