adplus-dvertising

BKKBN Sulawesi Tenggara Optimalkan Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 27 Mei 2023
0 dilihat
BKKBN Sulawesi Tenggara Optimalkan Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting
Suansana pembinaan Tim Satgas PPS Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2023. Foto: Dok. BKKBN Sulawesi Tenggara

" Berbagai upaya terus dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tenggara untuk, menyukseskan program percepatan penurunan stunting "

KENDARI, TELISIK.ID - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tenggara untuk, menyukseskan program percepatan penurunan stunting.

Salah satu upaya yang dilalukan BKKBN adalah mengoptimalkan kinerja tim satuan tugas (Satgas) percepatan penurunan stunting (PPS) kabupaten/kota.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan, tim satgas ini punya tugas penting dalam menjalankan arahan koordinator pelaksana PPS dan menyediakan dukungan teknis, dalam melakukan kegiatan terkait program percepatan penurunan stunting.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Optimalkan Cegah Stunting dari Hulu ke Hilir

“Kita terus menjalin koordinasi ke pihak-pihak terkait untuk menjalankan percepatan penurunan stunting ini. Nah, tim satgas inilah yang berkoodinasi langsung dengan pemerintah daerah setempat dan pemangku kepentingan,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.

Suansana pembinaan Tim Satgas PPS Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2023. Foto: Dok. BKKBN Sulawesi Tenggara

 

Sebelumnya, BKKBN Sulawesi Tenggara melaksanakan pembinaan bagi 22 orang yang tergabung dalam Tim Satgas PPS Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2023, pada Selasa (8/2/2023).

Satgas PPS tersebut terdiri dari 5 orang tim yang berkedudukan di tingkat provinsi yakni koordinator program manager, program manager bidang program dan kegiatan, program manager bidang data, evaluasi dan pemantauan, juga office assistant, serta 17 orang technical assistant yang bertugas di masing-masing 17 kabupaten/kota.

Sekretaris BKKBN Sulawesi Tenggara, Muslimin dalam pembukaannya mengatakan, kegiatan bertujuan untuk memberikan penguatan peran tugas pokok dan fungsi Satgas PPS di wilayah kerja.

“Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan penguatan peran tugas pokok dan fungsi koordinasi, konsultasi, fasilitasi dan penguatan manajemen data stunting kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota hingga ke tingkat layanan,” ujar Muslimin.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Gelar Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Kolaka Timur

Lebih Lanjut, Muslimin mengatakan, satgas stunting merupakan tenaga lapangan paling utama dalam memberikan dukungan intervensi terhadap program, melakukan pengawalan sinkronisasi dan integrasi antar lintas sektor. Sehingga dukungan kerjasama dan integrasi antar lintas sektor sangatlah berarti dalam mempercepat pelaksanaan Ran Pasti.

Muslimin berharap kehadiran satgas stunting dapat menjembatani gap pelaksanaan percepatan penurunan stunting. Dengan demikian, upaya percepatan penurunan angka stunting dapat terwujud sesuai dengan target yang telah ditetapkan yakni sebesar 14 persen pada tahun 2024. (B-Adv)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga