BUTON TENGAH, TELISIK.ID - Guna menekan penurunan angka risiko stunting di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), BKKBN Sultra berkunjung ke Buton Tengah (Buteng) untuk melaksanakan sosialisasi panduan verifikasi dan validasi data keluarga berisiko stunting (verivali krs).

Dalam kunjungan BKKBN Sultra wilayah Buteng, Pemerintah setempat melalui Kepala Dinas pengendalian Penduduk dan KB Buteng, Abidin,S.Pd.,M.Si, menyambut baik kehadiran BKKBN Sultra di wilayahnya.

BKKBN Sultra melalui Koordinator Bidang ADPIN, Agus Salim, SE, MM bersama Bidang Data dan Informasi menyampaikan, angka resiko stunting di wilayah Buteng masih cukup tinggi.

Olehnya itu, perlu dilakukan sosialisasi verivali krs kepada mitra BKKBN agar data resiko stunting dapat dilakukan pemutakhiran sesuai kondisi terkini.

"Pada tahun 2021, BKKBN Sultra mencatat pada wilayah Buteng angka resiko stunting mencapai 5.317 anak. Melalui kegiatan verivali krs diharapkan pemerintah daerah dapat memperoleh data sasaran resiko stunting yang valid dan akurat," kata Agus.