adplus-dvertising

Buton-Busel Seteru Batas Wilayah

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Rabu, 30 September 2020
1939 dilihat
Buton-Busel Seteru Batas Wilayah
Suasana rapat virtual terkait tapal batas Buton dan Busel. Foto: Iradat Kurniawan/Telisik

" Saya sendiri yang menemukan masalah ini dan kemudian saya ajukan ke pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti. "

BUTON, TELISIK.ID - Perseteruan tentang batas wilayah antara Kabupaten Buton dan Buton Selatan (Busel) dibahas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan mengadakan Rapat virtual yang menghadirkan kedua belah pihak.

Rapat Koordinasi Pembahasan dan Klarifikasi Peta Batas Daerah ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu (30/9/2020).

Masalah batas wilayah ini berawal dari kesalahan Pemerintah Buton Selatan yang membatasi wilayahnya secara sepihak dan melampaui batas daerahnya.


Hal ini ditemukan oleh salah satu tokoh masyarakat diperbatasan yaitu di daerah Wasuemba dan Wabula bernama Ilmiawan yang kebetulan juga bekerja di Kementerian Agraria, Tata Ruang dan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton.

"Saya sendiri yang menemukan masalah ini dan kemudian saya ajukan ke pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti," jelas Ilmiawan Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Enam tersangka Narkoba, Tiga Oknum ASN Asal Aceh Ditangkap Polrestabes Medan

"Berdasarkan Undang-Undang Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa, penetapan wilayah ini memang telah jauh melampaui batas wilayahnya," lanjutnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, La Ode Zilfar Djafar kemudian menjelaskan, penetapan batas wilayah Pemerintah Buton sangat hati-hati karena rawan konflik.

"Kami sangat hati-hati karena sering terjadi konflik antara penduduk daerah di perbatasan dalam penguasaan wilayah," jelasnya.

"Sebelum pemekaran daerah pun konflik tentang tapal batas ini sering muncul karena mata pencaharian masyarakat perbatasan rata-rata adalah berkebun," tutupnya.

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Kardin

Baca Juga