Dapat Dukungan Internasional, Jawa Timur Segera Punya Taman Sains Islam

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Senin, 29 Agustus 2022
0 dilihat
Dapat Dukungan Internasional, Jawa Timur Segera Punya Taman Sains Islam
Sekda Jawa Timur Adhi Karyono, menjelaskan terkait pembangunan taman Sains Islam Internasional. Foto: Yudhie/Telisik.

" Pembangunan pusat peradaban Islam Internasional yang sempat digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa tampaknya akan terealisasi di 2023 mendatang "

SURABAYA, TELISIK.ID - Pembangunan pusat peradaban Islam Internasional yang sempat digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa tampaknya akan terealisasi di 2023 mendatang.

Pasalnya Pemprov Jawa Timur sedang menguatkan kerjasama untuk penanaman modal dengan Pemerintah Arab Saudi dan Mesir.

Sekda Jawa Timur Adhi Karyono mengatakan, dalam pengantar nota keuangan 2023 untuk sektor penanaman modal diarahkan untuk mendukung Jawa Timur berdaya.

"Dalam hal ini dialokasikan untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pindu dengan prioritas misi Promosi dan Investasi di Arab Saudi (Riyadh) dan Mesir (Cairo)," jelas mantan pejabat Kemensos RI ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (29/8/2022).

Untuk besaran nilai, kata Adhi, dianggarkan Rp 63 miliar dari APBD Jawa Timur 2023 mendatang.

Baca Juga: Main Mesum Saat Bimtek, PKB Pecat Anggotanya di DPRD Pasuruan

"Kerjasama ini juga untuk mempromosikan produk-produk Jawa Timur di dua negara tersebut. Mereka paling senang dengan produk dari Jawa Timur," jelasnya.

Selain mengenalkan produk asli Jawa Timur, sambung Adhi Karyono, juga memperdalam sejarah Islam yang berasal di Jawa Timur.

"Sejak tahun 2021 lalu kedua negara tersebut ingin menggalinya dari Jawa Timur. Insya Allah dari kerjasama ini, Jawa Timur akan Go Internasional," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi apakah kerjasama ini tindak lanjut rencana akan pembangunan Taman Sains Islam (Indonesia Islamic Science Park) di kawasan Jembatan Suramadu, di sisi Madura seperti janji di awal terpilih gubernur, Adhi Karyono membenarkan hal tersebut.

"Masih ada hubungan Internasional Islamic Science Park (IISP) tentunya dapat dukungan internasional," sambungnya.

Untuk realisasi IISP, lanjut Adhi Karyono, saat ini masih dalam proses penyusunan anggarannya dan ini bagian dari dukungan internasional.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, akan membangun Taman Sains Islam (Indonesia Islamic Science Park) di kawasan Jembatan Suramadu, di sisi Madura.

Untuk membangun Taman Sains Islam tersebut, Khofifah mengatakan butuh lahan seluas 101 hektare. Lahan tersebut akan digunakan 20 persen untuk edukasi, 30 persen untuk seni, dan 50 persen untuk wisata.

Baca Juga: Hari Pertama Burhanuddin Tugas di Bombana Disambut Unjukrasa Soal Jalan

"Kami harap IISP akan jadi sentra diseminasi Islam secara internasional dengan Islam wasathiyah, Islam garis tengah, Islam yang penuh damai, Islam yang penuh kasih," kata dia.

Dalam prosesnya, Khofifah mengatakan, lahan yang tersedia baru sekitar 60 hektare. Karena itu, ia mengatakan akan memulai pembangunan Taman Sains Islam tersebut secara bertahap, tidak harus menunggu semua lahan tersedia.

"Kita bisa bangun 10 hektare dulu. Kemudian kita tambah lagi dan masih ada opsi reklamasi. Karena reklamasi kewenangan Pemprov, untuk persiapan reklamasi saya sudah koordinasi dengan Pak Luhut," Khofifah saat itu. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin

TAG:
Baca Juga