KENDARI, TELISIK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Istana Negara, Jakarta.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, tahun 2020 adalah tahun yang sangat sulit, tahun yang tidak mudah. Tapi ini semua harus dilalui, meski di tahun 2021 juga masih menghadapi kondisi yang tidak pasti ini.
Karena, kata dia, ekonomi global yang penih ketidakpastian, sehingga kecepatan, ketepatan dan akurasi harus tetap menjadi karakter dalam setiap kebijakan, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi. Ini semua harus segera pulih kembali.
Di APBN 2021 pemerintah akan fokus pada 4 hal, yaitu kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi (PEN) dan reformasi struktural.
Untuk kesehatan ini akan lebih difokuskan pada vaksinasi, sarana dan prasarana kesehatan, laboratorium dan penelitian. Sementara untuk perlindungan sosial akan difokuskan bagi kelompok miskin dan rentan. Untuk PEN, akan memberikan dukungan terhadap UMKM dan dunia usaha. Sedangkan pada reformasi struktural, akan membangun fondasi yang lebih kuat baik di bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan sebagainya.
