WAKATOBI, TELISIK.ID - Demi menempuh pendidikan, seorang siswi di Wakatobi, Leni (15), rela berjalan kaki sejauh 14 kilometer. Di usianya yang masih belia, Leni tak punya pilihan lain, selain harus tetap semangat di tengah keterbatasan ekonomi yang dimilikinya.
Leni merupakan seorang anak yatim piatu yang kini sedang berusaha menggapai mimpinya menjadi seorang pengusaha. Meski tak mudah menapaki dunia pendidikan, tapi tekatnya begitu keras menghadapi segala rintangan.
Leni tinggal di Dusun Langgaha Baru, Desa Wungka, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Ia hidup bersama dua orang adiknya bernama Juma (12), dan Dewi (7).
Kedua orang tua Leni meninggal dunia saat masih SD. Leni tinggal bersama pamannya usai orang tuanya meninggal. Namun tak berselang lama, pamannya juga meninggal dunia. Kini, Lebih hidup bersama neneknya. Namun, neneknya terkena stroke dan lumpuh.
Keadaan demikian sempat membuatnya ingin putus sekolah, namun dia berusaha bangkit hingga saat ini bersekolah hingga jenjang SMA.
