adplus-dvertising

Demokrat Optimis Menangkan Pilwali Surabaya

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Kamis, 26 November 2020
505 dilihat
Demokrat Optimis Menangkan Pilwali Surabaya
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Try Wahyudi/Telisik

" Jadi kedatangan saya ke Surabaya untuk memantapkan seluruh elemen Partai Demokrat agar memenangkan MaJu di Pilwali Surabaya. "

SURABAYA, TELISIK.ID - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap pasangan  Machfud Arifin-Mujiaman (MaJu) bisa memenangkan Pilwali Surabaya pada Desember mendatang.

"Kami rindu selama 20 tahun tidak memiliki Wali Kota di Surabaya. Kami berharap kemenangan MaJu bisa menjadi pecah telor kemenangan Demokrat di Pilwali Surabaya," ungkapnya didampingi bendum Demokrat, Renville Antonio saat di Surabaya, Kamis (26/11/2020).

Mantan Ketua Kogasma Demokrat ini mengatakan, untuk memenangkan pasangan MaJu, dirinya selaku ketua umum sudah menginstruksikan seluruh elemen partai Demokrat.


Instruksi itu disampaikan mulai dari DPR RI dan DPRD Jatim, dari dapil Surabaya hingga DPRD Kota Surabaya, termasuk kader dan simpatisan Demokrat untuk bersinergi memenangkan MaJu di Pilwali Surabaya.

"Jadi kedatangan saya ke Surabaya untuk memantapkan seluruh elemen Partai Demokrat agar memenangkan MaJu di Pilwali Surabaya," jelas AHY.

Baca juga: Logistik Pilkada Disortir, Didistribusi 6-8 Desember

Ia juga menjelaskan, salah satu alasan calon yang diusung Demokrat wajib menang di Pilwali Surabaya, karena ibukota Jatim ada di Surabaya. Sehingga ini merupakan pusat barometer politik kedua di Indonesia setelah Jakarta.

“Surabaya merupakan barometer semuanya, mulai politik hingga pemerintah yang sangat strategis di Indonesia. Oleh sebab itu, MaJu yang diusung Demokrat harus menang di Pilwali Surabaya,” jelasnya.

AHY lalu menyoroti soal keberadaan saksi yang akan mengawal suara MaJu di Pilwali Surabaya.

"Seluruh TPS yang berjumlah 5.184 titik Paslon Machfud-Mujiaman harus memiliki saksi. Tentu sekarang ini saya meyakinkan one by one TPS ada saksinya. Dilatih dan dijelaskan tugasnya, harus militan. Sehingga kita punya saksi dalam dan luar. Ada sistem pengawasan dan komando," tandasnya. (B)

Reporter: Try Wahyudi Ari setyawan

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga