Ditimpa Musibah dan Cobaan, Baca Doa Ini

Haerani Hambali, telisik indonesia
Sabtu, 13 November 2021
0 dilihat
Ditimpa Musibah dan Cobaan, Baca Doa Ini
Saat tertimpa musibah, senantiasalah mengingat Allah SWT dengan berdoa, dan memohon pertolongan kepada-Nya. Foto: Repro islami.co

" Seringkali kita lupa bahwa musibah baik yang besar maupun kecil sejatinya merupakan pemberian Allah SWT dan diyakini memiliki hikmah lain tanpa kita sadari "

KENDARI, TELISIK.ID - Seringkali kita lupa bahwa musibah baik yang besar maupun kecil sejatinya merupakan pemberian Allah SWT dan diyakini memiliki hikmah lain tanpa kita sadari.

Oleh karena itu, sebaiknya kita berbesar hati menerima musibah agar bisa mendapatkan hikmah di baliknya.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan saat tertimpa musibah ialah senantiasa mengingat Allah SWT dengan berdoa, dan memohon pertolongan agar dapat mengatasi musibah tersebut.

Musibah yang menimpa seorang hamba belum tentu merupakan azab dari Allah karena dosa yang dia lakukan.

Bisa jadi musibah yang menimpa seorang hamba merupakan ujian dari Allah SWT untuk megangkat derajat serta memberikan ampunan dari tindakan buruk yang pernah dilakukan.

Jangankan kita manusia biasa. Para Nabi yang sangat dekat pada Allah juga diuji, bahkan ujiannya jauh lebih berat.

Baca Juga: Pedagang Wajib Tahu, Ini Doa Penglaris dan Terhindar dari Kerugian

Dikutip dari Republika.co.id, doa Nabi Khaidir saat ditimpa musibah adalah sebagai berikut: 

“Bismillahi masya Allah laa yasuqulkhaira illallah, bismillahi masya Allah laa yashrifu as-su-a illallah bismillahi masya Allah maa kana min ni’matihi faminallahi masya Allah la haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim.” 

Yang artinya, “Dengan menyebut nama Allah yang segala sesuatu terjadi atas kehendak dan kuasa-Nya. Tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Allah. Dengan menyebut nama Allah yang segala sesuatu terjadi atas kehendak dan kuasa-Nya, tidak ada yang menyingkirkan kebatilan kecuali Allah. Dengan menyebut nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak dan kuasa-Nya, tidakada kenikmatan selain dari Allah.

Dengan menyebut nama Allah yang segala sesuatu terjadi atas kehendak dan kuasa-Nya, tidak ada daya untuk berbuat kebaikan kecuali atas pertolongan Allah dan tidak ada kekuatan untuk menghindar dari maksiat kecuali dengan perlindungan Allah Yang Maha Agung,”.

Doa ini banyak direkomendasikan ulama, untuk menghadapi ujian dan cobaan. Di antaranya adalah Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani, dalam kitabnya Syawariq Al-Anwar.

Dilansir dari idntimes.com, ada doa lain yang dapat dibaca apabila ditimpa musibah, sesuai ajaran Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat Islam selalu mengajarkan kebaikan, termasuk di antaranya memanjatkan doa.

Dilansir dari nu.or.id, berikut doanya:

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji‘un. Allaahumma ajirnii fî mushîbatii wa akhlif lî khairan minhaa.

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

Baca Juga: 10 Adab Berdoa Agar Dikabulkan, Sesuai Ajaran Rasulullah

Salah satu hadis yang diriwayatkan Muslim menyebutkan, barang siapa yang membaca doa tersebut saat tertimpa masalah, niscaya Allah SWT akan memberinya pahala dalam musibahnya tersebut. Allah SWT juga akan memberi ganti yang lebih baik daripada musibah tersebut.     

Doa di atas juga mengajarkan kita untuk berserah diri dan mengembalikan semuanya kepada Allah SWT sebagai Pemilik Sejati. Serta selalu bersikap optimis, yakin dan percaya akan karunia dari Allah SWT bagi hamba yang bersabar.

Selain berdoa, saat tertimpa musibah kita diperintahkan untuk bersabar dan berserah diri kepada Allah SWT.

Dengan bersabar, maka cepat atau lambat Allah SWT akan memberikan pertolongan.

Anjuran untuk bersabar pun tercantum dalam Al-Qur'an sebagaimana ayat berikut:

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). (C)

Reporter: Haerani Hambali

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga