adplus-dvertising

Ditolak RS Karena Masih Bukaan Dua, Ibu Ini Melahirkan di Dalam Mobil

Andi May, telisik indonesia
Rabu, 24 November 2021
1133 dilihat
Ditolak RS Karena Masih Bukaan Dua, Ibu Ini Melahirkan di Dalam Mobil
Sujatman, Suami dari Mutmainnah yang melahirkan di dalam mobil ketika diwawancarai Telisik.id. Foto: Andi May/Telisik

" Mutmainnah terpaksa melahirkan di dalam mobil dalam perjalanan pulang ke rumahnya, dari Rumah Sakit (RS) Aliyah 2 Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID – Mutmainnah terpaksa melahirkan di dalam mobil dalam perjalanan pulang ke rumahnya, dari Rumah Sakit (RS) Aliyah 2 Kendari, Selasa malam (23/11/2021).

Sujatman, suami dari Mutmainnah menceritakan kronologis kejadian hingga istrinya melahirkan di dalam mobil.

“Selasa malam, kami ke RS Aliyah 2 Kendari untuk proses persalinan. Sesampainya kami di rumah sakit, pihak rumah sakit menyuruh kami pulang dulu dengan alasan istri saya baru pembukaan dua,” ucap Sujatman.


Setelah itu, lanjut Sujatman, ia bersama istrinya memutuskan pulang ke rumah.

“Namun di tengah perjalanan, istri saya melahirkan. Kami terpaksa kembali lagi ke Rumah Sakit Aliyah 2 dan pihak rumah sakit dengan cepat melakukan pertolongan kepada istri saya,” jelas Sujatman.

Baca Juga: BNNP Sultra Sosialisasi Tes Urine Pejabat Sekretariat DPRD, Ini Hasilnya

Telisik.id kemudian mencoba melakukan konfirmasi ke pihak RS. Bidan RS Aliyah 2 Kendari, Adem Basrina mengatakan, karena pasien tersebut menggunakan fasilitas dari BPJS Kesehatan, dan untuk mendapatkan pelayanan persalinan tanpa rujukan dari puskesmas, pihak rumah sakit hanya bisa melayani ketika kondisi pasien dalam keadaan emergency (sudah mengalami bukaan empat atau lebih).

“Prosedur dari BPJS Kesehatan memiliki kriteria tersendiri untuk persalinan normal. Jika pasien sudah dalam keadaan emergency atau pembukaan empat, pasien tidak perlu rujukan dari puskesmas, langsung kami layani. Tapi kalau masih bukaan dua, pasien yang menggunakan BPJS  harus membawa rujukan. Itu sudah prosedur dari BPJS Kesehatan," jelasnya.

Dia menambahakn, jika kondisi pasien masih dalam keadaan normal (pembukaan dua) tanpa ada rujukan, pihak rumah sakit mengarahkan pasien ke Puskesmas terdekat terlebih dahulu.

Ia juga mengatakan, untuk pasien atas nama Mutmainnah, memang pihak pasien sendiri yang memilih untuk pulang terlebih dahulu.

“Untuk pelayanan dari rumah sakit, kami sudah sesuai prosedur,” lanjut Adem.

Staf Pengaduan BPJS Kendari, Wawan mengatakan, kejadian itu adalah sebuah kesalahpahaman antara pasien dan pihak rumah sakit.

Baca Juga: Ini Penyebab Pasien Gangguan Jiwa Sudah Sembuh, Kambuh Lagi

Dia mengakui, kartu JKN KIS  hanya berlaku pada kondisi-kondisi tertentu, emergency maupun non emergency yang terjadi pada peserta.

"Untuk kondisi awal, hasil pemeriksaan dari rumah sakit belum masuk kategori yang bisa langsung ditangani oleh pihak rumah sakit dan sudah diarahkan ke puskesmas terdekat,” ujar Wawan.

Untuk diketahui, Mutmainnah beserta bayinya kini dalam kondisi sehat dan dirawat di Rumah Sakit Aliyah 2 Kendari. (A)

Reporter: Andi May

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga